Menu

Tengok Sumber Kekayaan Haji Sondani, Kakek Viral yang Nikahi Gadis 19 Tahun dengan Mahar Rp700 Juta!

24 Mei 2022 08:40 WIB
Tengok Sumber Kekayaan Haji Sondani, Kakek Viral yang Nikahi Gadis 19 Tahun dengan Mahar Rp700 Juta!

Haji Sondani dan Fia Barlanti (Suara.com/Edited by HerStory)

HerStory, Jakarta —

Baru-baru ini, publik kembali digemparkan dengan kabar pernikahan kakek paruh baya berusia 63 tahun yang menikahi gadis belia berusia 19 tahun. Dia adalah Haji Sondani yang mempersunting gadis pujaan hatinya, Fia barlanti.

Berita tersebut mendadak viral lantaran pria yang bernama Haji Sondani tersebut tidak hanya menikahi gadis dengan jarak usia yang jauh, tetapi juga menghabiskan uang Rp700 juta untuk mahar pernikahan.

Lantas, dari mana sumber kekayaan Haji Sondani sehingga dapat merogoh hampir satu miliar untuk menikahi seorang gadis? Berikut adalah sumber kekayaan Haji Sondani seperti dikutip via laman sindikasi Suara.com.

Seorang juragan tanah

Kekayaan Haji Sondani sumber utamanya adalah dari berjualan tanah. Diketahui, pria tersebut berprofesi sebagai juragan tanah di Kecamatan Aryawinangun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Ia menjual tanah dengan sistem kapling yang menjadi sumber utama kekayaannya.

Menariknya, Haji Sondani menjawab bahwa kesehariannya hanya nongkrong di warung kopi. Namun dalam penjualan tanah, ia memiliki strategi jitu yakni membeli tanah yang dijual murah dan akan dijual lagi.

Baca Juga: Geger Pernikahan Lee Minho dari Korea dengan Wanita Asal Jawa Tengah, Mas Kawinnya Bikin Geleng-geleng!

Baca Juga: Viral! Pernikahan Wanita Ini Dibatalkan Calon Suami 3 Hari Sebelum Pernikahan, Alasannya Bikin Darah Mendidih!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Lihat Sumber Artikel di Suara.com

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.

Oleh: Witri Nasuha