Menu

Serupa Tapi Tak Sama, Ini Dia Milia Gangguan Kulit Wajah yang Sering Disangka Jerawat

25 Agustus 2020 10:20 WIB
Serupa Tapi Tak Sama, Ini Dia Milia Gangguan Kulit Wajah yang Sering Disangka Jerawat

Ilustration milia on face (Women's Health/Edited by HerStory)

HerStory, Jakarta —

Beauty, pastinya kamu pernah mengalami munculnya beruntusan pada wajah yang mirip dengan jerawat atau komedo. Tapi anehnya, beruntusan itu enggak bisa dipencet seperti jerawat atau komedo pada umumnya. Kalau kamu mengalami kondisi tersebut, itu adalah Milia. Yap, Milia memang seringkali disangka jerawat atau komedo, tapi pada kenyataanya keduanya sangat berbeda.

Milia merupakan keratin yang terperangkap dalam sel kulit. Keratin sendiri merupakan protein yang biasanya dihasilkan dari kelenjar keringat. Biasanya, Milia ini sangat rentan terjadi pada kulit bayi. Tapi, enggak menutup kemungkinan kalau Milia juga terjadi pada kulit orang dewasa.

Mengutip dari laman Harpers Bazaar, Selasa (25/8/2020), facialist Alexandra Encheva mengatakan, Milia pada orang dewasa terjadi lantaran adanya penumpukan kulit mati yang terperangkap dalam pori-pori. Klaau enggak dikeluarkan secara alami, hal ini bisa menjadi kista kecil dan jenis ini sering disebut sebagai Milia primer.

Selanjutnya ialah Milia sekunder, Encheva menjelaskan, Milia sekunder ini terjadi ketika ada sesuatu yang menyumbat saluran keringat. Hal ini biasanya disebabkan oleh infeksi pada kulit, kurang tidur, kebiasaan merokok, produk kecantikan berbasis minyak yeng berlebihan, dan penggunaan steroid dalam jangka panjang.

Bagaimana cara menghilangkannya?

Dalam kebanyakan kasus, Milia akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan. Tapi, kalau kamu enggak sabaran untuk menghilanngkannya, kamu bisa melakukan sejumlah pengobatan rumahan, Beauty.

Seperti yang disebutkan dalam laman Medical News Today, berikut pengobatan rumahan yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan Milia pada wajah.

  • Bersihkan secara rutin

    Kamu bisa membersihkan area wajah yang terkena Milia secara rutin setiap harinya. Gunakan sabun lembut untuk mencegah iritasi kulit.
  • Uap wajah

    Hal ini bisa kamu lakukan untuk membuka pori-pori di wajah. Dengan begitu, kotoran yang menyumbat pada pori-pori juga akan keluar.
  • Eksfoliasi area terdampak secara rutin 

    Hindari pengelupasan secara berlebihan, karena eksfoliasi harian dapat mengiritasi kulit wajah.

  • Menggunakan tabir surya

    Tabir surya dengan perlindungan tinggi sangat membantu munculnya Milia pada wajah. Gunakan tabir surya sesuai jenis kulit ya, Beauty.

  • Menggunakan retinoid topikal

    Retinoid topikal adalah krim atau gel yang berasala dari vitamin A. Meskipun dirancang untuk mengobati jerawat dan masalah kulit lainnya, obat ini juga efektif untuk mengobati Milia.

Nah, Beauty sudah tahu kan kalau Milia itu berbeda dengan jerawat. Kalau kamu mengalami kondisi ini hindari untuk memencetnya karena dapat menyebabkan infeksi hingga jaringan parut pada kulit.

Semoga bermanfaat!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Artikel Pilihan