Ilustration milia on face (Women's Health/Edited by HerStory)
Beauty, pastinya kamu pernah mengalami munculnya beruntusan pada wajah yang mirip dengan jerawat atau komedo. Tapi anehnya, beruntusan itu enggak bisa dipencet seperti jerawat atau komedo pada umumnya. Kalau kamu mengalami kondisi tersebut, itu adalah Milia. Yap, Milia memang seringkali disangka jerawat atau komedo, tapi pada kenyataanya keduanya sangat berbeda.
Milia merupakan keratin yang terperangkap dalam sel kulit. Keratin sendiri merupakan protein yang biasanya dihasilkan dari kelenjar keringat. Biasanya, Milia ini sangat rentan terjadi pada kulit bayi. Tapi, enggak menutup kemungkinan kalau Milia juga terjadi pada kulit orang dewasa.
Mengutip dari laman Harpers Bazaar, Selasa (25/8/2020), facialist Alexandra Encheva mengatakan, Milia pada orang dewasa terjadi lantaran adanya penumpukan kulit mati yang terperangkap dalam pori-pori. Klaau enggak dikeluarkan secara alami, hal ini bisa menjadi kista kecil dan jenis ini sering disebut sebagai Milia primer.
Selanjutnya ialah Milia sekunder, Encheva menjelaskan, Milia sekunder ini terjadi ketika ada sesuatu yang menyumbat saluran keringat. Hal ini biasanya disebabkan oleh infeksi pada kulit, kurang tidur, kebiasaan merokok, produk kecantikan berbasis minyak yeng berlebihan, dan penggunaan steroid dalam jangka panjang.
Dalam kebanyakan kasus, Milia akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan. Tapi, kalau kamu enggak sabaran untuk menghilanngkannya, kamu bisa melakukan sejumlah pengobatan rumahan, Beauty.
Seperti yang disebutkan dalam laman Medical News Today, berikut pengobatan rumahan yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan Milia pada wajah.
Nah, Beauty sudah tahu kan kalau Milia itu berbeda dengan jerawat. Kalau kamu mengalami kondisi ini hindari untuk memencetnya karena dapat menyebabkan infeksi hingga jaringan parut pada kulit.
Semoga bermanfaat!
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.