Beauty, kita memang enggak pernah tahu ya akan jatuh cinta dengan siapa, bisa karena dia teman dari ayah kita, teman satu sekolah, kakak kelas, adik kelas atau siapapun. Jatuh cinta juga bisa dirasakan oleh siapa saja lho, bahkan presiden sekalipun!

Berikut ini, HerStory ingin membagikan kisah perjalan cinta presiden Republik Indonesia, dimulai dari Presiden pertama kita yaitu Ir. Soekarno hingga presiden kita saat ini yaitu Ir. Joko Widodo. Ingin tahu kan bagaimana mereka bertemu dengan cinta sejati mereka? Yuk, kita lihat!

Ir Soekarno dan Fatmawati

Kisah cinta yang pertama adalah kisah cinta dari Presiden Ir. Soekarno dengan Ibu Fatmawati. Kamu pasti sudah sering dengar kan mengenai kisah romantis mereka? Jadi, Presiden Soekarno dan Ibu Fatmawati atau biasa dipanggi dengan Fatma, pertama kali bertemu ketika Soekarno sedang diasingkan di Kota Bengkulu. Soekarno sendiri merupakan teman dari Fatma.

Kemudian, suatu ketika Soekarno bertemu dengan ayah dari Fatma yang merupakan seorang tokoh penting di kota tersebut dan tentu saja Fatma ikut serta bersama dengan ayahnya. Ketika melihat Fatma, Soekarno langsung jatuh hati.

Ketika dia mengetahui bahwa Fatma putus sekolah, dia akhirnya membantu menyekolahkan Fatma dekat dengan dua anak angkatnya. Semenjak saat itu, Fatma dititipkan ayahnya untuk tinggal bersama Soekarno.

Karena sudah jatuh hati, Soekarno menjadi sangat dekat dengan Fatma yang akhirnya membuat istri Sukarno pada saat itu yaitu Inggit Ganarsih merasa curiga. Hal ini yang akhirnya membuat Fatma harus pindah ke rumah neneknya karena sering bertengkar dengan Inggit. Meski begitu, Soekarna masih suka mencuri-curi waktu untuk menjadi guru bahasa Inggris bagi Fatma.

Akhirnya, sampai waktunya Sukarno untuk kembali ke Jawa dia memantapkan pilihannya untuk menikahi Fatmawati. Setelah bercerai dengan Inggit, Soekarno langsung meminang Fatmawati untuk menjadi istrinya.

Soeharto dan Siti Hartinah

Kisah pasangan yang selanjutnya adalah Soeharto dan Siti Hartinah atau yang akrab dipanggil dengan Tien. Mereka berdua pertama kali bertemu ketika mereka bersekolah di sekolah yang sama di Wonogiri. Tien merupakan adik kelas dari Soeharto kala itu dan juga teman dari Sulardi, adik sepupu dari Soeharto.

Suatu ketika, Tien pernah mengatakan meskipun dengan maksud bercanda kepada Sulardi bahwa dia akan menjadi adik ipar dari dirinya. Kemudian, ketika mereka sudah lulus sekolah, Soeharto dan Tien sempat berpisah, namun akhirnya bertemu kembali ketika Suharto menjadi seorang tentara dan Tien aktif di dalam Laswi (Laskar Wanita Indonesia) dan juga PMI.

Lalu, ketika Soeharto sudah sampai di usia yang cukup untuk menikah, pamannya menyarankan dirinya untuk segera mencari calon istri dengan menawarkan perjodohan kepadanya. Ketika bertanya wanita yang akan dijodohkan dengannya, paman Soeharto menyebut nama Tien. Akhirnya setelah sempat ragu dengan Tien yang merupakan keturunan Raja, Soeharto memberanikan diri untuk meminang Tien dan menjadikannya istri.

Habibie dan Ainun

Untuk perjalanan cinta pasangan yang satu ini pasti sudah menjadi rahasia umum, bahkan saking terkenalnya kisah cinta mereka hingga dijadikan sebuah film lho di Indonesia. Benar sekali, kisah cinta Habibie dan Ainun. Mereka sudah kenal semenjak mereka masih anak-anak. Ketika masih berusia 12 tahun, Habibie sangat suka datang ke rumah Ainun untuk sekedar berdiskusi dengan ayah Ainun.

Meski begitu, mereka mengaku bahwa mereka enggak memiliki perasaan apapun ketika itu. Bahkan saking seringnya Habibie datang ke rumah Ainun, teman-teman mereka sering memanfaatkan hal itu untuk mendekati Ainun. Ketika di bangku SMA, mereka juga sering dijodoh-jodohkan oleh guru mereka karena memiliki kecerdeasan yang sama.

Karena merasa malu dan enggak tertarik, Habibie pernah menyebut Ainun dengan sebutan “gendut” dan “jelek”. Kemudian, ketika Habibie pulang dari pendidikan di Jerman, ibunya memiliki rencana untuk menjodohkan anaknya tersebut dengan Ainun, hal ini dilakukan agar Habibie enggak terjebak dengan pergaulan yang salah.

Ketika pertama kali bertemu dengan Ainun setelah sekian lama, Habibie justru terpana melihat kecantikan Ainun yang dulunya sering dia ejek. Semenjak saat itulah, kisah cinta mereka dimulai dan menjadi legenda di Indonesia karena romantis serta kesetiaan cinta mereka.

Gus Dur dan Sinta

Kemudian ada kisah cinta Gus Dur dan Sinta yang pertama kali bertemu di pesantren di Jombang. Ketika itu, Sinta masih berusia 13 tahun dan Gus Dur yang merupaka gurunya berusia 21 tahun. Meskipun usia mereka masih terbilang sangat muda, namun Gus Dur memberanikan diri untuk meminang Sinta karena dirinya harus melanjutkan studi ke Mesir.

Usaha untuk mendapatkan Sinta ternyata enggak semudah yang dibayangkan oleh Gus Dur, sudah beberapa kali dirinya mendekatkan diri kepada Sinta namun selalu ditolak olehnya. Karena sudah sampai waktunya Gus Dur melanjutkan studi akhirnya mereka harus berkomunikasi melalui surat.

Secara tiba-tiba, Sinta sadar bahwa selama ini dirinya sudah sering sekali menolak cinta Gus Dur, sampai akhirnya dia meyakinkan diri untuk menerima Gus Dur. Setelah mengatakan bahwa dia menerima cinta Gus Dur, Sinta dilamar oleh orang tua Gus Dur. Pada 11 Juli 1968, akhirnya mereka menikah dengan Kyai Bisri Syansuri yang menjadi wakil dari Gus Dur karena dirinya masih berada di Irak untuk melanjutkan studi.

Megawati dan Taufiq Kiemas

Kisah cinta selanjutnya adalah kisah cinta Megawati dan Taufiq Kiemas. Pertama kali bertemu dengan Taufiq, Megawati sudah memiliki dua orang anak dari pernikahan sebelumnya bersama seorang pilot. Tetapi, akibat adanya kecelakaan yang mengakibatkan sang suami hilang, akhirnya Megawati membesarkan anak-anaknya sendirian. Kemudian, pada Juli 1971, Taufiq dan Guntur Soekarnoputri pergi berziarah ke makam Ir. Soekarno setelah itu mereka mampir ke rumah Megawati dan akhirnya Taufiq dikenalkan kepada Megawati. Saat dipertemuan itulah rasa cinta langsung bersemu dan semakin menjadi ketika mereka sama-sama aktif di GMNI. Pada Maret 1973, Taufiq dan Megawati akhirnya meresmikan cinta mereka melalui pernikahan yang digelar secara sederhana.

SBY dan Ani

Pertemuan pertama SBY dan Ani terjadi ketika dirinya ditunjuk untuk memberikan laporan kepada Sarwo Edhie Wibowo yang saat ini merupakan seorang gubernur yang akan memberikan sebuah sambutan. Ani dan SBY saling berpandangan dan saat itulah cinta mereka bersemi. Saat itu, ketika SBY masih aktif dalam pesiar, dia selalu menyempatkan diri untuk bertemu dengan pujaan hatinya itu.

Setelah beberapa tahun berkomunikasi, akhirnya pada 30 Juli 1976, mereka meresmikan cinta mereka ke jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan yang diselenggarakan bersamaan dengan hari pernikahan kakak dan juga Ani.

Joko Widodo dan Iriana

Kisah cinta yang terakhir adalah kisah cinta dari Presiden Republik Indonesia saat ini yaitu Presiden Joko Widodo dengan Iriana yang merupakan kekasih pertama dan terakhir untuk Jokowi. Kisah cinta mereka bermula ketika Jokowi masih duduk di bangku kuliah semester tiga di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Saat itu, Iriana masih duduk di bangku 3 SMA di Solo. Iriana sendiri merupakan teman dekat dari adik Jokowi. Karena itu, akhirnya Jokowi mulai jatuh cinta kepada Iriana karena kecantikan dan juga kesederhanaannya.

Setelah empat tahun menjalin hubungan, akhirnya mereka memutuskan untuk menikah pada 24 Desember 1986.

Baca Juga: Kebiasaan yang Dilakukan Sebelum Tidur Ini, Menandakan Kehidupan Pernikahanmu Bahagia Lho! Apa saja?

Nah, itu dia Beauty kisah cinta dari para Presiden kita, menurut kamu siapa yang kisah cintanya paling romantis, nih?