Ilustrasi sepang suami istri (Womans Day/Edited by HerStory)
Gairah seksual memang akan menurun seiring bertambahnya usia seseorang. Namun, anggapan berbeda disampaikan oleh Irwin Goldstein, direktur San Diego Sexual Medicine di Rumah Sakit Alvarado.
Dia mengatakan hubungan seks di usia 50 tahun merupakan momen yang tepat. Pasalnya, di usia tersebut gak lagi terganggu dengan masa menstruasi, kehadiran anak-anak dan, bisa berhubungan di ruangan mana pun.
Oleh karena itu, Irwin menyarankan agar mereka yang sudah memasuki usia menopause tak perlu khawatir berlebihan.
Berikut empat cara menikmati seks yang menyenangkan di usia 50 tahun tanpa rasa khawatir, yang dilansir dari berbagai sumber:
Hubungan seks setelah menopause membuat wanita tak usah lagi khawatir akan kehamilan.
Pasalnya, usia 40 hingga 50 tahun merupakan usia yang masih memungkinkan untuk hamil bagi wanita. Namun, setelah menopause wanita tak usah lagi memikirkan hal tersebut.
Para ahli mengatakan penurunan hormon seiring bertambahnya usia bukan berarti kita tidak menginginkan hubungan seks. Karena, keinginan berhubungan seksual setelah tidak mengonsumsi pil KB bisa muncul kembali.
Jika hasrat seksual menjadi masalah utama yang menghambat hubungan seks setelah menopause, kalian bisa mengatasinya dengan manajemen hormon yang tepat.
Perubahan hormonal seiring bertambahnya usia memang menyebabkan kekeringan vagina. Tapi. kondisi ini justru bisa membuat kalian lebih bereksperimen dan menemukan pengalaman yang baru.
Kalian bisa menggunakan pelumas ketika berhubungan seks untuk mengatasi kekeringan vagina setelah menopause. Pelumas vagina dirancang untuk meningkatkan vasodilatasi dan kenikmatan seks.
Ada beberapa data menunjukkan bahwa wanita cenderung tidak terlalu sibuk seiring bertambahnya usia. Kondisi ini bisa menjadi momen yang tepat untuk relaksasi, sekaligus membantu meningkatkan fungsi seksual dan kinerja seksual.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di JPNN.com
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan JPNN.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.