Seorang wanita di Batam berinisial HL diduga nekat mengusap wajahnya sendiri menggunakan air liur dari jenazah covid-19 yang berinisial YHG (47). Hal ini dilakukan oleh dirinya agar YHG enggak dievakuasi oleh Tim Gugus Tugas Covid-19.

Tetapi, kejadian ini langsung dibantah oleh Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi. Didi mengatakan bahwa enggak ada saksi yang menyaksikan kejadian tersebut.

Gaya dia saja, pengakuan dia saja. Mana berani dia, enggak ada orang yang lihat dia melumurkan air liur, orang seramai itu kejadiannya," kata Didi dikutip dari berbagai sumber (26/08/2020).

Didi mengatakan bahwa kejadian itu terjadi ketika hasil uji tes swab orang yang melakukan kontak dengan HL dikatakan sebagaian besar terkonfirmasi positif covid-19. Tetapi, hasil ini ditolak oleh HL sendiri yang merupakan seorang pedagang di Pasar Toss 3000 Jodoh.

HL bahkan berani memaki serta mengancam petugas medis yang ingin menjemputnya ketika itu. Kabar terkini dari HL mengatakan bahwa dirinya sudah diamankan dan harus menjalani masa karantina di RSKI Covid-19 Pulau Galang.

“Karena dibujuk secara baik-baik enggak mau, akhirnya HL dibawa dengan paksa oleh Tim Gugus Tugas,” kata Didi.

“Saat ini sedang proses karantina, pengambilan swab juga telah dilakukan,” tambahnya.

Jika, hasil tes dari HL dinyatakan negatif maka dirinya akan dibawa langsung ke Mapolresta Batam untuk dilakukan proses hukum.

Baca Juga: Waduh! Ternyata Ibu Hamil yang Positif COVID-19 Lebih Berpotensi Melahirkan Prematur, Hati-hati, Ya, Moms!

Hal ini dilakukan karena HL dianggap sudah meresahkan masyarakat lain, kemudian tindakan dari HL juga sudah membahayakan orang di sekitarnya dan berpotensi sebagai penyebab penyebaran covid-19 di Batam.