Menu

Penyakit Cacar Monyet Terus Bertambah, WHO Beri Warning, Bakal Jadi Pandemi?

02 Juni 2022 10:58 WIB
Penyakit Cacar Monyet Terus Bertambah, WHO Beri Warning, Bakal Jadi Pandemi?

Ilustrasi Cacar Monyet. (iStockPhoto/Edited by HerStory)

HerStory, Jakarta —

Penyakit cacar monyet kini semkain merebak ke bebeapa negara, termasuk Indonsia. Bahkan cacar monyet diisukan berpotensi menjadi pandemi. Lantas, apakah benar mengenai rumor tersebut? Mari simak penjelasan dari WHO berikut ini.

Kepala teknis untuk cacar monyet dari Program Kedaruratan Kesehatan WHO, Rosamund Lewis belum bisa memastikan apakah cacar monyet akan menjadi pandemi.

“Kami belum tahu, namun kami rasa tidak,” ujar Lewis dikutip Genpi, Kamis (2/6/2022).

"Pada saat ini, kami tidak khawatir akan terjadi pandemi global," imbuhnya.

Dia menambahkan masih belum jelas apakah orang yang terinfeksi tanpa gejala dapat menulari yang lain.

Lebih dari 300 kasus suspek dan terkonfirmasi cacar monyet dilaporkan pada Mei. Sebagian besar kasus berada di Eropa. Penyakit itu biasanya ringan, menyebabkan gejala, seperti flu dan ruam khas, dan menyebar melalui kontak dekat.

WHO masih mempertimbangkan apakah wabah cacar monyet akan dinilai sebagai "Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia" (PHEIC).

Media pemerintah China sendiri menahan diri untuk tidak menuduh AS dengan sengaja menyebarkan cacar monyet. Cacar monyet virus adalah langka dan berpotensi mematikan yang secara tradisional terbatas pada wilayah di Afrika.

Akan tetapi, pejabat kesehatan khawatir tentang penyebarannya yang lebih luas baru-baru ini di Eropa, Amerika Utara, dan di tempat lain. 

Sejauh ini, belum ada kasus cacar monyet yang ditemukan di China. Disinformasi tentang kesehatan telah marak di China dan AS selama pandemi Covid. Kedua negara terlibat dalam pertengkaran tentang asal-usul virus.

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Lihat Sumber Artikel di GenPI

Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.

Oleh: Sri Handari

Artikel Pilihan