Seorang wanita hamil usia asal Brasil dikabarkan meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona dari salah satu orang yang memberikannya kejutan baby shower. Wanita malang berusia 31 tahun itu bernama Camila Graciano.

Tengah hamil delapan bulan, Camila diberikan kejutan oleh rekan-rekan di sekolah tempatnya bekerja dengan mengadakan baby shower di rumah Camila di Anapolis, Brasil. Tanpa sadar, rupanya salah satu teman Camila terinfeksi virus corona ketika menghadiri pesta tersebut. Ternyata teman Camila terinfeksi corona tanpa mengalami gejala apa pun.

“Setelah itu kondisi temannya menjadi sangat buruk. Ia pun mengabarkan rekan-rekan lain yang ikut ke acara baby shower di rumah Camila terkait kondisinya. Sayangnya, saudara perempuan saya (Camila) adalah salah satu dari mereka yang terinfeksi,” imbuh adik Camila, Daniel Helio Ambrosio dikutip dari Daily Star (28/8/2020).

Tiga hari setelah acara baby shower, Camila dilarikan ke rumah sakit. Sempat ada kendal saat membawa Camila ke rumah sakit karena begitu banyak rumah sakit Brasil yang hampir penuh oleh pasien COVID-19.

“Keluarga berpikir untuk membawa Camila ke kota terdekat Goiania atau Brasilia. Syukurnya kami punya banyak teman yang kami mobilisasi untuk mendapatkan kamar ICU untuk Camila, dan akhirnya kami punya satu di rumah sakit Santa Casa,” beber Daniel.

Camila dirawat di bangsal bersalin untuk kehamilan berisiko tinggi. Bangsal tersebut memiliki tempat tidur khusus untuk wanita penderita COVID-19.

Dokter pun memutuskan Camila untuk melakukan induksi. Hal itu dilakukan sebagai upaya menyelamatkan bayi di kandungan Camila. Akhirnya anak itu lahir prematur dengan kondisi sehat.

"Syukurnya keponakan saya menunjukkan tanda-tanda yang baik, dia bernapas sendirian di inkubator, dan tidak membutuhkan oksigen," kata Daniel.

Setelah melahirkan, Camila menunjukkan tanda-tanda kembali sehat karena paru-parunya membaik, detak jantung dan tekanan darahnya pun meningkat. Namun, beberapa hari selanjutnya keadaan Camila kembali drop dan keesokan harinya ia dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga: Jangan Dipakai Lagi! Setelah Dicuci 30 Kali, Efektivitas Masker Kain untuk Cegah Virus Corona Menurun hingga 15 Persen

“Pada hari Jumat dia mulai memburuk, virus telah bermutasi dengan sangat kuat, dan dia tidak memiliki kesempatan untuk bertahan hidup,” tuturnya.