Artis cantik Putri Titian berbagi cerita dibalik bisnis Sambal Tempoyak yang dijalaninya saat ini. Siapa sangka kalau ia menjalani bisnis tersebut lantaran ingin mengembalikan senyuman sang ibunda. Kisah harunya ini ia tuang lewat unggahan di laman Instagram pribadinya beberapa waktu lalu.

Istri Junior Liem ini membagikan cerita alasan dibalik bisnis kuliner yang tengah ia jalani saat ini. Mulanya, dara berusia 29 tahun ini enggak ingin menjalankan bisnis tersebut. Namun, hal ini ia lakukan demi sang ibunda. Putri ingin melihat ibunya tersenyum kembali dan semangat menjalani hidup selepas kepergian mendiang suaminya, ayah Putri.

"3 hari sebelum Iago lahir, Ayah pergi di panggil Tuhan. Kami semua terpukul, terutama ibuku.. Ibu sedih banget ditinggal ayah. Setiap hari pingin ke makam buat ketemu ayah. Sampe dia ga ada semangat untuk hidup," tulis Putri seperti dikutip, Jumat (28/8/2020).

Selepas kepergian mendiang ayahnya, Putri mengaku kalau sang ibunda selalu bersedih. Ia seperti tak memiliki semangat dalam menjalani kehidupan selepas ditinggal pergi belahan jiwanya. Ia juga rela tidur di pusat perbelanjaan lantaran selalu teringat kenangan atas mendiang suaminya itu saat di rumah. Bahkan, hal ini sempat membuatnya jatuh sakit.

"Ibu susah buah happy lagi. Di setiap fotonya sekarang pasti munya sedih. Aku ajak dia jalan jalan buat ngehibur dia, makan enak enak, berharap dia bisa happy lagi dan punya semangat hidup lagi. Tapi semua ga bisa, dia stres di rumah terus kepikiran ayah, sampe dia pernah tidur di mall, biar ga suntuk dirumah. Jadi bikin dia sakit sakitan," sambungnya.

Sampai akhirnya, Putri pun memiliki ide untuk kembali membuat ibunda sibuk beraktivitas. Ia mengajak sang ibunda untuk membantunya menjalani bisnis kuliner yang ingin dilakukannya saat itu. Putri mengaku sempat berbohong, hal ini ia lakukan demi sang ibunda menyetujui permintaanya itu. 

"Akhirnya aku bohongin dia, aku bilang aku kesulitan uang dan aku mau jualan. Aku minta dia buat bantuin aku di dapur karena aku ga bisa kerja sendiri sambil jagain Iori Iago," ujarnya.

Putri memilih berbisnis Sambal Tempoyak yang menjadi salah satu menu favorit mendiang ayahnya. Tempoyak sendiri merupakan olahan sambal dengan bahan dasar buah Duren. Putri mengaku alau sang ayah memang sangat suka dengan Duren semasa hidupnya.

"Dulu ayah suka bgt makan duren, minum kopi campur duren, makan nasi aja campur duren . Jadi aku mau bikin sambal tempoyak, yang ayah dan ibu suka makan kalo lagi di rumah pas lagi musim duren," ceritanya.

Putri mengaku enggak semudah itu membujuk sang ibunda agar menuruti permintaanya. Ia butuh waktu yang cukup lama untuk meyakini sang ibunda mengenai bisnisnya tersebut. Bahkan, Putri hampir sempat ingin menyerah, tapi hatinya kembali tergerak setelah mengingat tujuan awalnya, membuat ibunda kembali tersenyum.

"Lama bgt buat yakinin ibu sampe kadang mau nyerah aja, tapi cuma ini kayaknya cara dia ga stres sendiri di rumah mikirin ayah...," tutur Putri.

Usah putri membujuk Ibunda pun berbuah manis. Sang Ibunda akhirnya ikut turun tangan berbelanja bahan sambal. Mereka mencari Duren, cabai dan bahan lainnya dengan kualitas terbaik. Hingga akhirnya, Sambal Tempoyak buatan Putri dan ibunya kini laris manis. Bahkan, saat ini ia kerap mendapat pesanan dari luar Pulau Jawa.

Baca Juga: Resep Sambal Tempoyak, Sambal Durian Pedas yang Bikin Ketagihan!

Putri kini merasa senang karena usahanya untuk membuat sang Ibunda tersenyum kembali berhasil. Meski, enggak bisa tersenyum lebar seperti dulu, tapi ia bahagia karena saat ini sang Ibunda memiliki kesibukan dan enggak larut dalam kesedihan lantaran ditinggal pergi oleh belahan jiwanya.