Pasutri Ashanty dan Anang Hermansyah akhirnya buka suara soal tudingan menghina bahasa isyarat yang menyeret keduanya. Ashanty dan Anang disebut-sebut telah merendahkan dan enggak mengormati para penyandang tunarungu.

Pasangan yang menikah pada 2012 lalu ini dianggap telah menghina bahasa isyarat saat menggelar lomba di Hari Kemerdekaan Indonesia ke-75, beberapa waktu lalu.

Dalam video yang diunggah di akun YouTube The Hermansyah A6, ada momen ketika Ashanty dan Anang menyampaikan pesan menggunakan bahasa isyarat. Namun, menurut para penyandang tunarungu, bahasa isyarat yang diperagakannya itu dinilai melecehkan.

Mengetahui hal tersebut, Ashanty dan Anang pun meminta maaf dan meluruskan kesalahpahaman yang terjadi. Melalui sebuat video singkat, Anang Hermansyah menyampaikan permintaan maaf mengggunakakan bahasa isyarat.

"Halo, nama saya Anang. Saya mau minta maaf. Terima kasih," kata Anang seperti dikutip dari akun Instagram @lambe_turah, Senin (31/8/2020).

View this post on Instagram

. Semoga kedepannya makin banyak yang menyadari Bahwa bahasa isyarat bukan untuk becandaan

A post shared by OFFICIAL LAMBE TURAH ENTRNT (@lambe_turah) on Aug 29, 2020 at 6:36pm PDT

Enggak cuma menyampaikan permohonan maaf, Ashanty pun turut menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dalam video tersebut. Ia mengatakan kalau enggak ada sedikitpun niat untuk menghina bahasa isyarat.

"Jadi video yang diedit kita sedikit cekcok karena ketika Mas Anang ngobrol ke kamera, ngobrol ke saya, saya enggak dengerin. Saya sibuk dengan anak-anak, sibuk lomba, jadi dia beberapa kali sampai 'Hei! Aku lagi ngomong lho' gitu," cerita Ashanty.

Kesal lantaran dihiraukan Ashanty, Anang pun menyindiri istrinya dengan menggunakan isyarat tanpa maksud menyinggung siapa pun.

"Akhirnya pas saya lagi gantian ngomong di depan kamera, dia itu mau ngasih isyarat tapi bukan ngasih isyarat untuk ngejek teman-teman tuli. Tapi, dia lebih kayak 'nih cewek nyinyir banget, nyinyir banget nih, banyak omong  tapi maksudnya karena saya lagi ngomong. Jadi, karena saya lagi ke kamera, dia berusaha untuk kayak 'nih orang banyak omong pusing jangan didengerin. Tapi karena dia kesal sama saya, dia enggak ngomong jadi pakai bahasa isyarat," sambung Ashanty.

Lebih lanjut, Ashanty juga mengatakan kalau dalam hal ini editor yang mengerjakan video tersebut enggak sempurna dalam pekerjaannya. Ada beberap bagian yang dipotong, sehingga terkesan kalau Ashanty dan Anang mempermainkan bahasa isyarat.

"Sama editor kita bagian belakangnya diedit, bagian tengahnya enggak diedit, jadi menimbulkan persepsi. Karena kalau enggak tahu ceritanya secara keselururah tapi melihat sepotong seperti itu memang jadi salah yang dilihat bahwa kayak seperti itu," ujar Ashanty.

Baca Juga: Aurel Pandai Memikat? Ini Alasan Atta Yakin Meminang Aurel!

Di akhir video klarifikasinya, Ashanty dan Anang kembali menyampaikan permohonan maaf. Keduanya kembali menegaskan kalau enggak memiliki niat untuk mengejek bahasa isyarat.