Ilustrasi mencuci tangan menggunakan sabun antibakteri. (pinterest/freepik)
Salah satu hal yang paling umum terdengar di tengah pandemi virus corona adalah rajin cuci tangan dengan sabun dan air. Bukan asal-asalan, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyarankan untuk cuci tangan dengan air dan sabun selama 20 detik guna efektif membunuh kuman. Kenapa begitu ya?
"Mencuci tangan setidaknya selama 20 detik adalah cara paling efektif untuk memastikan tanganmu tak menyebarkan patogen (mikroorganisme parasit penyebab penyakit)," kata dokter keluarga Dr. Natasha Bhuyan, MD dikutip dari Bustle (1/9/2020).
"Cuci tangan 20 detik memiliki dua manfaat: membantu membersihkan kotoran dan kotoran dan kuman, tetapi juga membantu membunuh patogen," sambungnya.
Selain itu, CDC juga menuliskan di situs resminya bahwa cuci tangan selama 15-30 detik telah terbukti lebih efektif dalam menghempaskan kuman dibandingkan cuci tangan dalam waktu yang sebentar.
"Dari semua yang ada, hampir semua telah mengukur pengurangan jumlah mikroba secara keseluruhan, hanya sebagian kecil yang dapat menyebabkan penyakit, dan belum mengukur dampaknya terhadap kesehatan. Meskipun demikian, bukti menunjukkan bahwa mencuci tangan selama sekitar 15-30 detik menghilangkan lebih banyak kuman dari tangan daripada mencuci untuk waktu yang lebih singkat," tulis CDC.
Tambahan lain menurut sebuah makalah yang dipresentasikan di Asosiasi Internasional untuk Perlindungan Pangan 2012, peserta studi yang mencuci tangan selama 20 detik mengurangi jumlah bakteri secara signifikan lebih banyak daripada mereka yang hanya mencuci tangan selama lima detik.
Tak hanya memperhatikan durasi, Dr. Buyhan juga mengingatkan pentingnya mencuci tangan dengan benar demi efektifitas pembunuhan kuman.
“Seringkali kuman bersembunyi di tempat yang tak selalu kita bersihkan secara menyeluruh, seperti di bawah kuku atau bahkan di punggung tangan kita. Pastikan untuk memperhatikan lokasi itu," tegasnya.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.