Handuk menjadi alat untuk membantu kamu dalam menyeka air setelah mandi. Namun, perlu diketahui bahwa handuk perlu diganti secara rutin, lho!

Mungkin beberapa dari kamu beranggapan bahwa handuk digunakan untuk menyeka air setelah kita mandi dalam keadaan bersih, jadi tidak perlu sering-sering menggantinya. Memang benar setelah kita mandi kita menjadi lebih bersih, tapi perlu diketahui juga bahwa kita menggunakan handuk mandi kita setiap hari. 

Dilansir dari Healthline.com (2/9/2020), manusia memiliki 19 juta sel kulit dan 650 kelenjar keringat di setiap tubuh. Semuanya di bersihkan oleh satu alat yaitu handuk yang kamu gunakan saat selesai mandi.

Selain itu juga, fungsi handuk yang digunakan untuk mengeringkan tubuh setelah mandi menyerap banyak air dan akan menjadi sangat lembab. Ini bisa menjadi salah satu sarang bagi kuman, bakteri dan jamur untuk berkembang biak. Hal inilah yang dapat membuat kamu mengalami iritasi pada kulit karena menggunakan handuk yang kotor.

Lalu, kapan sebaiknya kamu mengganti handuk kamu?

Jika handuk sangat lembab, lebih baik menggantinya setelah tiga kali pakai agar handuk tidak dipenuhi oleh bakteri dan jamur. Cara terbaik untuk mencegah munculnya jamur pada handuk adalah jangan biarkan handuk dalam keadaan lembab, ya. Setelah kamu menggunakan handuk, jangan membiarkan handuk yang basah begitu saja, akan lebih baik jika kamu menjemurnya hingga kering dan baru digunakan kembali. Selain itu juga, sering-seringlah mencuci handuk kamu agar menghindari kuman berkembang biak dan mengakibatkan iritasi pada kulit.

Perlu diingat juga, setelah menggunakan handuk jangan membiarkannya menggantung di kamar mandi. Kamar mandi tidak akan membuat handuk kamu menjadi kering dan akan tetap lembab. Jika pada situasi tersebut dianjurkan untuk mencuci handuk setelah pakai,ya.

Baca Juga: Ternyata! Begini Lho Tips untuk Cuci Handuk Agar Tetap Lembut dan Gak Kasar!

Yuk, mulailah terapkan hidup yang lebih bersih dari sekarang!