ilustrasi baby eating (Pexels.com/Hasan Albari)
Moms selain protein, karbohidrat, vitamin, lemak juga sangat penting loh ada di MPASI si kecil agar menu yang dikonsumsinya bisa berpengaruh baik pada tumbuh kembangnya si kecil.
Dikutip dari laman The Asian Parent, lemak tambahan ini berfungsi sebagai pengikat semua nutrisi makanan yang masuk ke dalam tubuh anak. Lemak sangatlah penting bagi tumbuh kembang bayi. Pertumbuhan badan dan otak lebih banyak didukung oleh lemak dalam asupannya. Karena lemak ini membantu membangun selubung myelin di sekitar syaraf di otak dan sumsum tulang belakang anak.
dr. Meta Hanindita SpA, Dokter Anak yang sering membagikan informasi mengenai tumbuh kembang dan kesehatan anak, menjelaskannya di akun instagram pribadinya (@metahanindita). Berikut ulasannya!
Lemak tambahan MPASI untuk si kecil
dr. Meta menjelaskan bahwa Air Susu Ibu (ASI) terdiri dari 50-60% lemak. Sehingga komposisi MPASI juga harus mengandung sekitar 50-60% lemak.
“Berbeda dengan orang dewasa yang harus menjaga makanan dari yang berminyak, anak justru butuh lemak dalam makanannya. Kenapa? 85% otak bayi terdiri dari lemak. Jadi jenis makanan boleh sama dengan orang dewasa, tapi komposisinya yang beda, ya,” tulis dr. Meta.
Dokter anak penulis buku Momyclopedia ini merujuk dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyatakan bahwa lemak penting sekali untuk asupan harian anak.
“Lemak penting pada makanan bayi dan anak karena lemak memberikan asam lemak esensial, memfasilitasi penyerapan vitamin larut lemak, dan meningkatkan densitas energi makanan, juga kualitas sensorik,” lanjut dr. Meta.
Bagaimana kalau lemak ini ditambahkan ke dalam MPASI? Apa yang akan terjadi pada anak? Dikatakan dr. Meta jika lemak ditambahkan pada MPASI,
“Tapi di sisi lain menurunkan densitas protein dan zat besi. Hal ini meningkatkan defisiensi mikronutrien kecuali diberikan fortifikasi. Artinya, pemberian lemak PENTING. Tapi protein hewani juga ga kalah pentingnya,” tukas dr. Meta.
Contoh lemak tambahan MPASI
Lemak tambahan MPASI bisa didapatkan dari minyak (seperti minyak kedelai dan minyak kelapa) dan lemak (margarin, butter, ghee) adalah sumber energi. Tambahkan 1 sendok ke MPASI untuk menambah energi dalam volume kecil.
“Pada prinsipnya, yang dianjurkan oleh WHO adalah locally available (dan affordable). Apa yang tersedia di sekitar kita aja boleh kok. Butter yang tertulis bukan unsalted butter. Artinya salted butter juga boleh2 aja kok, selama garam dari sumber lain juga diperhatikan.
Misalnya dalam membuat MPASI sudah pakai garam mungkin biar ga terlalu banyak natriumnya (dan ga keasinan juga rasanya), boleh pakai unsalted butter. Tapi kalau memang bikin MPASI sudah ga pakai garam, salted butter juga boleh kok,” jelas dr. Meta.
energi juga tak kalah penting harus dimasukkan kedalam asupan MPASi hariannya. Masih merujuk dari WHO, dr. Meta menyarankan beberapa hal untuk membuat MPASI buah hati penuh asupan energi.
“Untuk membuat MPASI dengan sumber energi tinggi, atau mengentalkan bubur yang terlalu cair, bisa dilakukan beberapa cara: 1. Ganti air dengan susu saat membuat bubur. 2. Tambahkan sumber energi ekstra misalnya susu bubuk (formula), gula atau margarin ghee (butter yang sering dipakai di India) atau selai kacang. 3. Tambahkan makanan berminyak (boleh ditumis/digoreng) Jadi bayi boleh makan gorengan? Boleh banget justru dianjurkan,” tulis dr. Meta lagi.
Terakhir, dr. Meta menambahkan beberapa kesimpulan, agar Moms dapat mengambil garis besar dari penjelasan lemak tambahan MPASI, berikut diantaranya:
“Intinya sih, sebetulnya ga perlu dibuat ribet. Pakai aja apa yang ada. Ingat, yang mahal belum tentu yang terbaik. Tapi kalau sampai memaksakan diri demi yang katanya terbaik (padahal enggak), kan sayang banget,” tutup dr. Meta.
Nah, Moms bagaimana? apakah sudah tercerahkan dengan penjelasan dr. Meta mengenai lemak tambahan MPASI ini? Moms bisa menggunakan bahan yang mudah didapatkan, bahkan bisa menggunakan minyak kelapa untuk tambahan lemak. Asalkan minyak tersebut tidak dipakai berulang kali ya.
Semoga informasi ini bermanfaat untuk Moms! Semangat menjadi koki terbaik buah hati, ya.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di The Asian Parent
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan The Asian Parent. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.