Menu

Kerap Disepelekan, 5 Kebiasaan Remeh Ini Bisa Menghancurkan Hubungan Lho

16 Juni 2022 12:50 WIB
Kerap Disepelekan, 5 Kebiasaan Remeh Ini Bisa Menghancurkan Hubungan Lho

patah hati. (Unsplash/Kelly Sikkema)

HerStory, Jakarta —

Setiap pasangan pasti mengharapkan hubungannya berjalan mulus dan langgeng hingga akhir hayat. Namun, tanpa disadari bahasa tubuh dan kebiasaan tertentu yang dilakukan pada pasangan nayatanya bisa bikin hubungan hancur.

Berbagai tindakan dan kebiasaan yang kerap disepelekan ternyata bisa menghancurkan hubungan secara perlahan. Lantas, kebiasaan apa sajakah itu? Dikutip dari laman sindikasi Suara.com, berikut ulasannya.

1. Memutar mata saat bicara

Kamu mungkin gak sadar pernah melakukan hal ini ketika pasangan tengah berbicara, atau justru memergoki pasangan yang melakukannya ketika kamu sedang berbicara.

Meski kesannya sepele, jangan main-main dengan bahasa tubuh. Setiap gerak-gerik yang ditunjukkan punya maknanya masing-masing. Menyeret atau memutar mata merupakan cara pasif agresif alam bawah sadar kamu untuk mengekspresikan cibiran, cemoohan, kejengkelan, ketidaksetujuan, hingga bahkan menghina atau merendahkan lawan bicara.

Memutar mata juga secara tidak langsung menunjukkan bahwa kamu sudah tidak ingin lagi membuang-buang waktu. Apabila memang keberatan atau gak menyetujui apa yang dibicarakan oleh pasangan, sebaiknya jangan biasakan langsung bereaksi. Tarik napas dan pejamkan mata dulu, kemudian hela napas dalam hitungan 10 pelan-pelan sebelum mengutarakan isi hatimu.

2. Diam gak merespons

Banyak pasangan yang memilih saling mendiamkan satu sama lain saat bertengkar. Kamu mungkin memilih untuk diam sampai tercipta suasana yang lebih tenang dan kondusif, sekaligus juga untuk memberi waktu bagi masing-masing pihak berpikir jernih.

Ini tidak ada salahnya, tapi bukan berarti kamu lantas jadi mengabaikan dan sama sekali tidak merespons apa pun yang dilakukan atau dikatakan pasangan. Bersikap dingin dan tak acuh juga tidak baik bagi masa depan hubungan kalian berdua.

Saling mendiamkan satu sama lain bisa memutus komunikasi. Padahal komunikasi adalah fondasi penting untuk membangun hubungan apa pun, termasuk percintaan. Bersikap tak acuh pada pasangan akan membuatnya mengambil keputusan sepihak yang belum tentu tepat untuk menyelesaikan masalah.

Jadi jika kamu memang butuh waktu menyendiri, sebaiknya beri tahu pasangan dulu. Kemudian sepakati bersama mengenai waktu yang tepat untuk bertemu kembali dan berdiskusi soal solusi terbaiknya. Begini lebih baik dibanding kamu mengabaikannya sama sekali tanpa kejelasan.

3. Meninggalkan hobi demi pasangan

Setiap orang tentu ingin menghabiskan waktu lebih banyak dengan pasangannya. Ini bisa menguatkan ikatan batin dan kemesraan antara kalian berdua.

Meski begitu, bukan berarti kamu jadi mengorbankan seluruh waktumu hanya untuk bersamanya sampai-sampai memilih untuk tidak hangout bersama teman atau sekadar ke salon dan makan malam bersama keluarga.

Lama-lama, tindakan kamu dapat membuatnya “gerah”. Tidak ada satu pun orang yang mau punya pacar clingy dan posesif, yang selalu membatasi segala gerak-gerik kita setiap hari. Di sisi lain, kebiasaan “nempel terus kayak perangko” juga lama-lama merusak hubungan, membuat kamu jenuh sehingga memilih untuk mengakhirinya.

Sebaiknya bicarakan lebih lanjut bersama pasangan untuk menyepakati jadwal kencan dan jadwal untuk “me time” masing-masing agar tidak bentrok. Waktu pribadi adalah adalah hak yang ada dan tentunya harus dihargai.

4. Sikap “sebodo amat” dan bikin kesimpulan sendiri

Sudah berbulan-bulan atau bahkan tahunan menjalin asmara, kamu mungkin juga sudah sangat paham dengan segala gelagat dan kebiasaan masing-masing sebaik mengenal diri sendiri. Segala topik pembicaraan pun rasanya sudah kamu kupas tuntas bersamanya sehingga tidak tahu apa lagi yang bisa dibuat bahan obrolan.

Bahkan mungkin kamu juga tanpa sadar jadi menoleransinya saat hati sudah kepalang dongkol dan beralasan “Ah sudahlah, memang dia orangnya begitu.”

Ingat, komunikasi adalah kunci asmara yang langgeng. Rasa ingin tahu bisa melatih kelancaran komunikasi antara kalian berdua.

Ketidakingintahuan ini juga membuat kamu atau pasangan jadi terbiasa mengambil kesimpulan sendiri, yang dapat berujung pada kesalahpahaman dan merusak hubungan pada akhirnya.

5. Gak mau curhat ke pasangan sendiri

Semakin lama kalian berdua menjalin hubungan, pasti ada banyak unek-unek yang menumpuk di dalam hati. Misalnya, kebiasaan pasangan yang boros membuat kamu kesal. Belum lagi ditambah unek-unek seputar kehidupan masing-masing.

Ingatlah bahwa menjalin hubungan asmara itu selayaknya hubungan kemitraan. Jika ingin hubungan berumur panjang, kamu perlu memberitahukan apa yang kamu rasakan. Ini bisa menjadi bahan bagi kamu dan pasangan untuk introspreksi diri dan saling menutupi kekurangan masing-masing.

Jangan sampai memendam emosi tersebut terlalu lama. Pasalnya, semua emosi yang dirasakan dapat membuat kamu meledak dan akhirnya memilih untuk mengakhiri hubungan.

Baca Juga: Hati-hati! Selain Selingkuh, 5 Hal Ini Juga Bisa Bikin Hubungan Kamu Hancur Seketika Lho!

Baca Juga: Bikin Nyesek Euy! Sederet Sinyal Akan Alami Putus Cinta, Salah Satunya Saling Cuek sama Pasangan!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Lihat Sumber Artikel di Suara.com

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.

Oleh: Cherryn Lagustya