Sejak awal terjadinya pandemi virus corona, para ilmuwan berlomba-lomba menciptakan vaksin. Beberapa bulan terakhir, banyak negara yang berhasil menciptakan vaksin. Meski begitu, vaksin-vaksin tersebut masih harus melalui beberapa tahap uji klinis sebelumnya diproduksi massal ke berbagai belahan dunia.

Belum ada kejelasan hingga kini, pihak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun pesimis bahwa vaksin corona akan siap produksi massal hingga pertengahan tahun 2021 mendatang.

"Kami sungguh-sungguh tidak yakin ada vaksinasi luas hingga pertengah tahun depan," imbuh Juru Bicara WHO, Dr Margaret Harris, dikutip dari Reuters, Senin (7/9/2020).

Baca Juga: Dokter Paru: Bisa Sebarkan Virus Corona di Udara, Hindari Kerumunan di Kantor dan Restoran!

Meskipun beberapa negara sudah memiliki kandidat vaksin, Dr Margaret mengatakan bahwa sebelum diedarkan, vaksin harus terbukti efektif untuk menyembuhkan pasien infeksi COVID-19. Untuk mencapai hal itu, dibutuhkan waktu yang tak sebentar dengan melakukan serangkaian uji klinis.