Moms, orang tua mana yang tak menginginkan anaknya terlahir tanpa cacat secara fisik maupun mental. Terlahir dengan gangguan perkembangan otak alias autisme, misalnya. Tapi, kalau Tuhan sudah berkehendak, apa yang bisa dilakukan selain mensyukuri nikmat yang diberikan?

Autisme atau Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan gangguan pada perkembangan otak yang memengaruhi kemampuan penderita dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Gangguan ini umumnya dimulai pada masa kanak-kanak dan bertahan seumur hidup.

Seperti yang dikutip dari laman Healthline, sebagian besar anak autis didiagnosa setalah berusia 3 tahun. Dalam beberapa kasus, autisme dapat didiagnosa sejak usianya 18 bulan. 

Penyebab autisme belum diketahui secara pasti, tapi beberapa ahli menyebutkan, kelainan ini berkaitan dengan faktor genetika dan lingkungan. Gejala yang ditimbulkan biasanya beragam pada setiap anak. Hal inilah yang terkadang membuat banyak orang tua menjadi bingung, apakah si kecil mengalami autis atau gangguan lainnya.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik soal Plasenta yang Perlu Moms Tahu, 'Teman' Si Bayi Selama di Dalam Kandungan

Berikut ini tiga tanda yang mengindikasi si kecil mengidap autisme seperti dikutip dari laman sindikasi Muslimah DailySenin (7/9/2020).