Beauty, kamu yang sering melakukan perawatan wajah pasti tahu banget kalau memencet jerawat itu sangat enggak disarankan, karena bisa menimbulkan bekas di wajah dan bisa menyebabkan infeksi jika alat yang kita gunakan untuk memencetnya enggak bersih.

Pada sebuah kasus, memencet jerawat sembarangan bisa menyebabkan risiko berbahaya untuk tubuh kita. Hal ini yang dialami oleh seorang remaja yang mengalami infeksi otak karena memencet jerawatnya sendiri.

Diketahui, remaja wanita tersebut bernama Yang (19). Dirinya sengaja memencet jerawatnya sendiri dibagian hidung dengan tangan. Namun, tiba-tiba dirinya merasa ada rasa yang enggak biasa di area mata sebelah kanannya. Karena menjadi bengkak, akhirnya Yang dilarikan ke rumah sakit.

Setelah diperiksa oleh dokter, dirinya divonis mengidap cavernous sinus thrombosis yang merupakan penyumbatan darah di area tersebut dan memiliki pengaruh pada otaknya. Tepatnya berada di rongga mata, hal ini yang akhirnya membuat mata Yang bengkak.

Penyumbatan darah sendiri bisa berpengaruh pada organ tubuh kita yang lain, yaitu hidung, telinga dan juga gigi. Hal ini bisa dikatakan cukup fatal jika enggak segera ditangani dengan baik dan benar.

Dokter menjelaskan bahwa awal munculnya penyakit fatal ini karena Yang memencet jerawatanya sendiri yang berada di ujung hidung. Di daerah ini memang sering menjadi daerah yang berbahaya hingga sering disebut segitiga kematian. Hal ini dikarenakan di area terseut memiliki sifat yang sensitif dan bisa menyebabkan bahaya kesehatan di seluruh tubuh dan sangat direkomendasikan untuk enggak diganggu.

Keadaan Yang kini dikabarkan sempat kritis, menurut artikel yang dilansir (08/09/2020) dari Ningbo Evening News, Dr. Han Kun mengatakan bahwa Yang sempat mengalami demam hingga 39 derajat dan menunjukkan gejala meningitis. Tetapi, karena sudah diberi antibiotic kini kondisinya sudah stabil kembali.

Baca Juga: Benar Enggak Ya Terlalu Sering Menggunakan Makeup Dapat Menimbulkan Jerawat?

Harus bisa menjadi pembelajaran ya Beauty kisah di atas, agar kita bisa lebih hati-hati lagi dalam melakukan sesuatu agar enggak mengancam nyawa kita sendiri.