Nyamuk jadi salah satu hewan yang dianggap bisa menularkan virus corona. Tapi, apakah itu benar adanya atau hanya mitos belaka?

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan mengenai penularan virus corona dari nyamuk.

Hal itu pun juga disetujui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Beberapa waku lalu, WHO telah mengatakan bahwa nyamuk tak menularkan virus corona mengingat droplet jadi cara utama penularan virus.

Tak hanya itu, sebuah studi dalam jurnal Nature. Studi tersebut menjelaskan bahwa virus SARS-CoV-2 gagal untuk menginfeksi atau berkembang biak pada tubuh nyamuk. Terdapat tiga jenis nyamuk yang terlibat dalam studi ini. Hasil menunjukkan bahwa nyamuk tak bisa menularan virus corona.

"Di sini kami memberikan data percobaan pertama untuk menyelidiki kapasitas SARS-CoV-2 untuk menginfeksi dan ditularkan oleh nyamuk. Tiga spesies nyamuk yaitu aedes aegypti, ae albopictus dan Culex quinquefasciatus, yang mewakili dua genera paling signifikan dari vektor arbovirus yang menginfeksi manusia, diuji," tulis para peneliti.

Baca Juga: Keren Banget! Alat Deketsi COVID-19 GeNose Buatan UGM Bisa Deteksi Corona dalam 80 Detik

"Kami menunjukkan bahwa bahkan dalam kondisi ekstrim, virus SARS-CoV-2 tidak dapat berkembang biak pada nyamuk-nyamuk ini, dan oleh karena itu tidak dapat ditularkan ke orang-orang," sambungnya.