Menu

Beauty, Jangan Pakai Softlens Selama Pandemi, Bahaya!

24 Juni 2022 23:37 WIB
Beauty, Jangan Pakai Softlens Selama Pandemi, Bahaya!

Seorang wanita sedang menggunakan softlens. (pinterest/freepik)

HerStory, Jakarta —

Sebuah asosiasi medis, American Academy of Ophthalmology, yang terdiri dari 32.000 dokter mata, mengimbau untuk tidak menggunakan softlens selama masa pandemi Covid-19.

Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko kemungkinan terinfeksi ketika menyentuh mata menggunakan jari yang menjadi tempat menempelnya partikel virus.

Dilansir dari Insider, walaupun partikel-partikel itu lebih sering terhirup dan masuk melalui mulut dan hidung, ada kemungkinan mereka masuk melalui mata. 

Meskipun demikian, Beauty tak perlu khawatir secara berlebihan karena pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengatakan cara tersebut tidak dianggap sebagai cara utama penyebaran virus.

“Mata, hidung, dan mulut semuanya memiliki membran mukosa di tempat-tempat seperti hidung dan tenggorokan, yang menyediakan rute bagi virus untuk masuk ke dalam tubuh," ungkap Dr. Sonal Tuli, salah satu dokter peneliti.

"Setelah di dalam tubuh, virus mulai bereplikasi sampai akhirnya membanjiri tubuh dengan partikel virus,” sambungnya.

Sebagai gantinya, ia menyarankan untuk sementara waktu menggunakan kacamata. Menurutnya mengganti lensa dengan kacamata dapat mengurangi iritasi dan memaksa Anda berhenti menyentuh mata.

Selain itu, CDC merekomendasikan untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan air sebelum memegang kacamata lensa, menjauhkan lensa dari semua air yang dapat membiarkan kuman, dan rutin membersihkan kacamata dengan benar.

Baca Juga: Bahaya! Jangan Pakai Softlens Selama Pandemi Beauty, Akibatnya Kamu Bisa Mengalami...

Baca Juga: Angka Covid-19 Masih Terus Naik, Ini 4 Rekomendasi Makanan untuk Jaga Imunitas Tubuh Moms, Cus Beli!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Lihat Sumber Artikel di GenPI

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Oleh: Sri Handari