Saat menjalani hubungan asmara, tentu pernah alami rasa cemburu. Biasanya rasa cemburu merupakan perasaan yang sangat kuat yang sangat mempengaruhi cara berpikir dan berperilaku seseorang. Meskipun itu diklaim sebagai sifat universal, tipikal dalam hubungan manusia di hampir setiap budaya, pria dan wanita menunjukkan variasi cemburu yang berbeda.

"Kecemburuan tidak selalu buruk, tetapi itu memberi sinyal kepadamu bahwa kebutuhan atau perasaan emosionalmu mungkin belum terpenuhi," ujar Samantha Burns, Couples Counselor and Dating Coach at Love Successfully kepada Bustle.

Apakah kamu mencari keamanan dan validasi dari pasangan? Atau ingin tahu bahwa kamu adalah prioritas utama? Saat merasa cemburu, penting untuk menentukan apa alasan yang mendasari kecemburuan itu. Itu harus dilakukan sebelum rasa cemburu menghancurkan hubunganmu dengan pasangan.

Saat merasa cemburu, coba tanyakan pada diri sendiri apa yang dapat dikelola, kemudian setelah mengetahui dengan jelas tentang kebutuhanmu seger komunikasikan dengan pasangan secara langsung untuk mencari solusi bersama. Dalam hubungan yang sehat, pasangan akan menerima rasa cemburumu jika dikomunikasikan dengan baik. Pasangan harus mendengarkan, mencoba memahami, dan memvalidasi atau meyakinkan dirimu agar tak perlu merasa cemburu.

Baca Juga: Jangan Terus-Menerus Disesali, Ini 3 Pelajaran Berharga yang Bisa Diambil dari Kandasnya Rumah Tangga

Banyak orang yang beranggapan bahwa memiliki pasangan yang cemburuan berarti jalani hubungan dengan orang yang paranoid. Namun, kenyataannya rasa cemburu itu romantis dan seksual yang penting ada di hubungan.