Shandy Aulia memang lahir di keluarga dengan kepercayaan yang berbeda. Shandy mengikuti kepercayaan sang ibu yang beragama Kristen sedangkan ayahnya dan ketiga kakaknya mengikuti kepercayaan sang ayah yang menganut agama Islam.

Ayah Shandy Aulia, Kemas Yusuf Effendy mengatakan tak terlalu mempermasalahkan perbedaan kepercayaan yang ada dalam keluarga mereka. Akan tetapi, sang ayah masih berharap anaknya mendapatkan hidayah sehingga bisa masuk Islam.

“Papa setiap hari tuh, udah enggak papa pikiran dunia, pekerjaan, enggak mikirin apa-apa. Hanya satu yang papa pikirin, demi Allah, kalau papa berbohong, hanya kamu yang papa selamatkan. Mendoakan supaya kamu dapat hidayah untuk mempelajari agama islam,” ucap ayah Shandy Aulia melalui vlognya yang diunggah di kanal youtube.

Shandy awalnya saat masih kecil mempelajari dua agama, bahkan ia sempat shalat. Namun, saat ia menginjak usia remaja, Shandy memutuskan untuk menganut agama Kristen.

Meskipun begitu, sang ayah tetap akan sayang kepada anak bungsunya ini, Shandy Aulia. 

“Enggak usah anak, orang lain yang beda agama teta kita sayang dan rasa sayang kita sama. Apalagi seorang anak, tidak akan dikurangi sedikitpun,” jelas sang ayah.

Ayah Shandy juga berusaha untuk menerapkan toleransi dan menghargai pilihan putrinya untuk menganut agama yang berbeda.

“Di Islam mengajarkan kita untuk berbuat baik, saling membantu, menghormati, dan tidak boleh mengganggu. Dengan yang non muslim berdamai, bersatu, Islam tidak membedakan,” ucap Kemas Yusuf Effendy, ayah Shandy Aulia.

Baca Juga: Jadi Pro dan Kontra, Shandy Aulia Stop Berikan Madu untuk Anaknya: Saya Mengikuti Anjuran WHO!

Terlihat dalam vlog tersebut Shandy dengan ayahnya membahas topik perbedaan agama dengan tenang. Bahkan, banyak warganet yang merasa terharu akan kasih sayang di antara mereka meskipun adanya perbedaan keyakinan.