Moms, apakah si kecil suka berkata kasar? Saat pertamakali mendengarnya Moms mungkin merasa kaget kemudian tertawa terbahak-bahak karena lucu. Tapi jangan dibiasakan ya Moms, lama-lama anak akan menganggap penggunaan kata kasar sebagai hal yang lazim dan bukan masalah besar.

Selain itu, Moms juga jangan langsung memarahi si kecil. Moms perlu memberikan penjelasan dan nasihat, karena pada dasarnya si kecil belum tahu dimana letak kesalahannya. Kemudian tanyakan pelan-pelan darimana si kecil mendengar kata-kata tersebut.

Selanjutnya Moms bisa melakukan tips-tips berikut ini. Melansir Muslimah Daily, Senin (14/9/2020) berikut cara menghadapi anak yang suka bicara kasar.

Pantau tontonan anak

Generasi alpha nampaknya sangat sulit jauh dari gadget, mereka memiliki banyak waktu untuk menonton Youtube dibandingkan bermain dengan temannya. Ada baiknya Moms tetap memperhatikan apa yang mungkin mereka tonton saat menggunakan gadget.

Terkadang tontonan yang menurut anak menghibur, tanpa disadari di dalamnya mengandung adegan-adegan atau kata-kata yang diharapkan tak ditiru oleh anak kita. Karena sejatinya usia tiga tahun anak masih jadi peniru ulung. Itulah fungsinya pengawasan orangtua.

Ajarkan kata-kata pengganti

Setelah ditanya darimana kata-kata itu berasal, namun anak tak bisa menjawab, maka tugas orangtua selanjutnya adalah mengajarkan kata pengganti yang baik. Sampaikan padanya bahwa itu bukanlah kata yang pantas diucapkan, dan berikan kata yang baik utuknya.

Diskusikan bahasa yang tepat dan tidak tepat

Ada baiknya Moms mendiskusikan kata-kata yang dianggap tepat atau pantas dan tidak pantas diucapkan pada orang lain. Jika hal ini terus diajarkan, maka nantinya ketika anak mendengar kata-kata baru di luar rumah, ia bisa mulai mengkategorikannya sendiri.

Orangtua memang tidak bisa mencegah anak untuk mendengar dan melihat perilaku atau kata-kata yang kasar, tetapi dengan ini Moms bisa mempersiapkan mereka untuk datang padamu saat menemukan kata baru dan mendiskusikannya.

Baca Juga: Deretan Tips untuk Didik Anak Meski Tinggal Bareng Mertua!

Penting juga bagi Moms untuk mengontrol reaksinya saat mendengar anak berkata kasar. Jika Moms mampu merespon dengan cara yang bijak sejak anak berusia dini, maka nantinya saat anak beranjak dewasa ia tak akan canggung untuk menemui orangtuanya dan mendiskusikan tentang kata-kata baru yang ia dengar.