Beauty, episode paling baru dari Docuplex MBC yang bertajuk Why Were You Uncomfortable with Sulli? membongkar isi buku harian mendiang Sulli saat masih muda.

Dilansir dari kanal Youtube MBC mengenai Sulli, isi buku harian ini menjelaskan pemikiran terdalam Sulli tentang dirinya sendiri serta hubungannya dengan keluarga.

"Aku sudah lama nggak menulis buku harian di sini. Hari ini, aku mimpi gigiku tanggal dan aku nggak merasa senang tentang mimpi itu. Aku pergi ke tempat rekaman dan melihat videoku sendiri tapi aku terlihat kotor banget dan jelek," tulis mendiang Sulli dalam buku itu.

"Aku merasa malu memikirkan orang-orang akan mengevaluasiku tapi kenapa aku nggak bisa lebih percaya diri? Kalau kupikir, aku merasa seperti masih dipengaruhi oleh rasa sakit yang masih ada di hatiku sejak dulu meski aku nggak bisa mengingatnya dengan baik. Ayah meninggalkanku meski aku nggak melakukan kesalahan apa pun. Aku merasa seperti ibu akan pergi juga kalau aku nggak berperilaku dengan baik. Jadi aku melupakan diriku dan mengikuti pendapat serta keinginannya," tulisnya lagi.

Baca Juga: Film Dokumenter Sulli Makin Tuai Kontroversi, MBC: Kita Hapus!



Mengejutkannya, di tahun 2014, Sulli menunjukkan sisi dirinya yang lebih bahagia ketika berkencan dengan Choiza.

"Aku senang menemukan banyak hal yang bisa aku dan Jaeho Oppa (Choiza) lakukan bersama. Aku nggak butuh yang lain karena aku bahagia banget, aku ingin mengingat hal-hal kecil bersamanya. Oppa benar-benar orang yang berharga banget bagiku," jelasnya dalam buku ini.

"Oppa adalah orang yang berharga banget bagiku. Aku menghargainya. Mustahil untuk nggak mencintainya dia berharga banget dan mungkin akan menjadi orang paling berharga selama sisa hidupku. Inilah kebahagiaanku," ceritanya soal Choiza.

Isi buku harian soal Choiza ini membuat publik terkejut lantaran usai film dokumenter ini tayang, Choiza langsung banjir kritik, lho.

Hal itu karena sang ibu memberi pernyataan bahwa Sulli berubah setelah menjalin asmara dengan Choiza. Setelah melihat tayangan ini, publik langsung menduga bahwa Sulli nggak nyaman dengan ibunya sendiri dan memilih berbahagia bersama Choiza.

Jelas saja publik mendadak geger, apalagi kondisi buku ini yang jelas ditulis oleh Sulli berdasarkan perasaannya tanpa campur tangan siapapun.