Menu

Sering Gak Disadari, Apa Sih Pemicu Orangtua Jadi Strict Parent? Nomer 2 Sering Jadi Alasan!

07 Juli 2022 12:20 WIB
Sering Gak Disadari, Apa Sih Pemicu Orangtua Jadi Strict Parent? Nomer 2 Sering Jadi Alasan!

Lala bocah viral umur 3 tahun

HerStory, Jakarta —

Pola asuh memang sangat mempunyai pengaruh yang besar terhadap anak. Namun, bagaimana jadinya apabila orangtua menerapkan pola asuh yang ketat atau dikenal juga sebagai strict parents kepada anak mereka?

Anak yang berprestasi, memiliki semangat tinggi, serta kepercayaan diri biasanya didasari oleh dukungan orang tua yang selalu mempercayai kemampuan sang anak.

Talenta anak yang berkembang juga seharusnya menjadi poin penting yang diperhatikan oleh setiap orangtua. Hal ini agar mereka mampu memahami kelebihan dan kekurangan sang anak.

Namun sebaliknya, apabila orang tua lebih sering melarang anaknya dalam mengembangkan talenta atau berkegiatan, itu bisa membuat sang anak merasa terkekang dan tak percaya diri dalam melakukan banyak hal.

Pola asuh strict parents ini sangat lekat dengan budaya kita dan sering kita temui di lingkungan sekitar. Bahkan, banyak orang tua yang memilih mendidik dengan keras dan kasar sampai melukai fisik serta mental sang anak demi ego sendiri.

Lalu, apa sebenarnya yang mendasari orang tua menjadi strict parents? Simak selengkapnya.

1. Trauma masa lalu

Ada banyak alasan mengapa banyak orang tua yang memilih mengontrol anaknya secara berlebihan. Salah satunya adalah trauma di masa lalu.

Trauma ini biasanya berbentuk suatu kejadian buruk yang terjadi di masa lalu yang membuat orang tua tersebut tak ingin mengalami kejadian yang sama. Seperti kehilangan anak, kesalahan pola asuh dari keluarga, hingga kebiasaan buruk mereka yang bisa terjadi di anak mereka.

2. Ketakutan yang berlebihan

Trauma di masa lalu ini juga membuat ketakutan secara emosional yang berlebihan. Bahkan, menurut sebuah riset dari ahaparenting.com, banyak orang tua yang merasa takut ketika anaknya memiliki kegiatan di luar rumah karena merasa keselamatan anaknya terancam.

Perasaan ini biasanya muncul karena adanya rasa tak percaya terhadap anak dan lingkungannya, sehingga berakhir melarang anak untuk berkegiatan, walaupun kegiatan tersebut positif.

Baca Juga: Moms Jangan Sampai Salah Ya! Ini 4 Tipe Orangtua yang Bisa Jerumuskan Anak Jadi Pengguna Narkoba, Catat!

Baca Juga: Jangan Pandang Sebelah Mata! Ini Lho Moms Pentingnya Edukasi Seks Bagi Anak Usia Dini, Nomer 4 Paling Utama!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.