Moms, mempunyai kondisi keuangan yang baik sudah menjadi keharusan bagi pasangan yang sudah menikah dan ingin merasa aman. Memang banyak nasehat dari pakar keuangan yang kerap menjadi acuan tentang menjaga keamanan keuangan namun nggak semuanya bisa ditelan mentah-mentah.

Enggak cuma nasehat tentang tata cara mengatur keuangan yang baik, sering juga ada saran keuangan yang isinya berbentuk larangan.

Namun, seperti yang dikutip dari Forbes, nggak semua larangan keuangan itu baik untuk diikuti, lho. Moms bisa mengabaikannya jika dirasa perlu. Berikut saran yang perlu Moms abaikan saja, simak ya!

1. Jangan gunakan kartu kredit apapun alasannya

Banyak banget ahli keuangan mendorong Moms untuk menghindari penggunaan kartu kredit. tapi, ketika digunakan secara bertanggung jawab, kartu kredit sebenarnya dapat membantu keuangan rumah tangga Moms, lho. Misalkan mendapatkan hadiah untuk bepergian dengan biaya murah. Ini membantu banget keluarga Moms untuk berlibur.

2. Berhenti menjadi konsumsif

Selain itu, beberapa ahli keuangan juga menyarankan konsumen untuk berhenti menghabiskan uang membeli produk dan layanan yang membuat hidup lebih mudah. Hal ini dinilai dalam jangka panjangakan membuat hidup lebih sulit, Moms.

Moms bahkan pernah disarankan, bukan, supaya nggak mempekerjakan orang mengerjakan hal yang bisa dilakukan sendiri?
Padahal, saat memutuskan nggak mempekerjakan seseorang untuk membersihkan rumah dan melakukannya sendiri, waktu yang Moms habiskan bisa digunakan untuk bisnis sampingan dan mendapatkan lebih banyak uang.

Makanya, mengalihtugaskan tugas meskipun biayanya mahal, memungkinkan Moms untuk lebih fokus pada keluarga dan menghasilkan lebih banyak dengan memanfaatkan waktu demi pekerjaan.

3. Jangan sampai berutang

Ketika Moms memiliki utang kartu kredit berbunga tinggi, hal ini nggak akan pernah membuat Moms kaya, tapi nggak semua utang itu buruk, lho.

Kalau Moms bisa dengan bijak mengelola masalah utang ini, Moms justru mempunyai sumber daya yang bagus untuk dimiliki. Seperti membeli rumah dan aset penting lainnya.

4. Rumah adalah aset paling berharga

Banyak orang terobsesi dengan nilai rumah mereka. Bahkan seringkali mereka rajin melacak kekayaan bersih tersebut, Moms.

Namun, kemudian masalah besar muncul di saat ketika pada masa pensiun, mereka menyadari jika aset terbesar tersebut nggak benar-benar memberi penghasilan sama sekali. Beberapa orang memiliki setengah dari kekayaan bersihnya pada sebuah rumah dan mungkin menemukan diri mereka kaya akan aset tetapi tidak pada arus kas di saat pensiun, Moms.

Baca Juga: Waduh! Harganya Parkir Terus, Emas Antam Bikin Moms Greget Berinvestasi!

Jadi, itulah 4 saran mengelola keuangan yang bisa Moms abaikan. Selagi Moms masih sanggup dan bijak mengelola keuangan, maka nggak ada salahnya untuk mengabaikan saran-saran di atas. Jangan sampai perkataan orang lain membawa beban besar terhadap kemajuan hidup Moms dan keluarga, ya!