Menu

Jangan Asal Cukur! Ini Manfaat Rambut Kemaluan untuk Kesehatan

Nada Saffana
22 September 2020 17:30 WIB
Jangan Asal Cukur! Ini Manfaat Rambut Kemaluan untuk Kesehatan

Ilustrasi mencukur rambut kemaluan. (pinterest/freepik)

HerStory, Jakarta —

Banyak wanita yang merasa tak percaya diri karena memiliki bulu atau rambut di bagian kemaluan. Memiliki vagina yang berbulu juga dianggap sebagai hal yang memalukan. Padahal bulu kemaluan diciptakan untuk kesehatan organ vitalmu lho.

Ya, bulu kemaluan memang punya tujuan. Diantara banyaknya manfaat bulu kemaluan, salah satunya adalah dapat mengurangi gesekan saat berhubungan seks dan mencegah penularan bakteri dan patogen lainnya.

Melansir laman healthline (22/9/2020) kulit di daerah genital cenderung lembut dan sensitif. Bulu kemaluan bertindak seperti penyangga serta pelindung untuk mengurangi gesekan saat berhubungan seks dan aktivitas lainnya. Beberapa sumber bahkan menyebut bulu kemaluan sebagai 'pelumas kering'. Itu karena lebih mudah menggosokkan bulu ke rambut daripada menggosokkan kulit ke kulit.

Bulu kemaluan juga dapat menjaga alat kelamin tetap hangat. Itu merupakan faktor penting dalam gairah seksual. Selain itu, bulu kemaluan memiliki fungsi yang mirip dengan bulu mata atau bulu hidung. Artinya, bulu tersebut menyaring kotoran, bakteri, dan mikroorganisme yang berpotensi berbahaya untuk tubuh. Selain itu, folikel rambut menghasilkan sebum, minyak yang sebenarnya mencegah bakteri berkembang biak.

Oleh karena itu, rambut kemaluan dapat melindungi dari infeksi tertentu, termasuk:

  • selulitis
  • infeksi menular seksual (IMS)
  • infeksi saluran kemih (ISK)
  • vaginitis
  • infeksi jamur