Ilustrasi pasien COVID-19. (Pinterest/Freepik)
Beauty, gejala ringan Covid-19 adalah salah satu dari banyak alasan mengapa infeksi berbentuk pandemi, termasuk kasus Covid-19 tanpa gejala. Karena gejala yang tampaknya tak terlalu parah ini, orang tak mau repot-repot melakukan tes dan akhirnya menyebarkannya secara besar-besaran.
Terlepas dari sifat gejalanya dan juga apakah gejalanya terlihat atau tidak, Covid-19 ditularkan dari orang yang terinfeksi ke orang yang sehat. Potensi individu bergejala ringan dalam menyebarkan infeksi sama persis dengan potensi pasien yang bergejala berat.
Nah Beauty, sebenarnya kita pun sangat mungkin untuk menyebarkan infeksi bahkan jika gejalanya terlihat seperti pilek atau flu biasa. Kamu tak perlu terinfeksi parah atau dirawat di rumah sakit untuk dianggap sebagai ancaman. Orang-orang yang termasuk dalam kategori silent spreader ini adalah mengalami sakit tanpa gejala, presimptomatik, dan sedikit bergejala.
Sementara dua kelompok pasien sebelumnya tak menyadari fakta bahwa mereka membawa virus, yang bergejala ringan inilah yang ternyata yang menyebarkan infeksi karena kelalaian mereka.
Lantas, apa saja 5 gejala ringan Covid-19 yang bisa membuat kita jadi ‘penyebar diam-diam’? Dikutip dari Times of India, berikut ulasannya, Beauty.
Banyak di antara kita hidup dengan keyakinan bahwa demam akan sembuh dengan sendirinya. Namun, faktanya ini bisa menjadi risiko besar bagi orang-orang yang tinggal di sekitarmu, Beauty,
Bahkan dengan suhu tinggi, kamu mungkin baik-baik saja dalam melakukan aktivitas sehari-hari, tetapi dalam prosesnya kamu mungkin mengeluarkan virus dari tubuh dan orang lain mungkin menghirupnya.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.