Menu

Si Kecil Kerap Alergi Makanan Moms? Tak Usah Khawatir Ini Panduan Memberikan MPASI Agar Terhindar dari Alergi

29 Juli 2022 10:00 WIB
Si Kecil Kerap Alergi Makanan Moms? Tak Usah Khawatir Ini Panduan Memberikan MPASI Agar Terhindar dari Alergi

Ilustrasi balita makan buah (Shutterstock / Edited by HerStory)

HerStory, Jakarta —

Moms karena pada fase memberikan MPASI si kecil baru mengenal semua makanan, maka resiko terkena alergi bisa saja terjadi. Pada bayi alergi, pemberian makanan yang berpotensi menyebabkan alergi tentu harus mendapat perhatian.

Gakk semua makanan yang berpotensi menyebabkan alergi harus dihindari. Australasian Society of Clinical Immunology and Allergy (ASCIA) menyarankan agar saat memperkenalkan makanan padat kepada bayi, untuk tetap menyertakan makanan yang menyebabkan alergi pada usia 12 bulan dalam bentuk yang sesuai dengan usia si kecil, misalnya telur yang dimasak matang, selai atau pasta kacang tanah halus, susu sapi matang, gandum, ikan, dan makanan laut lainnya.

Dikutip dari laman Allergy.org.au, studi menunjukkan bahwa ini dapat mengurangi kemungkinan mengembangkan alergi makanan pada bayi dengan eksim parah atau alergi telur

Lalu, bagaimana panduan memberikan MPASI yang tepat untuk bayi alergi?

Alergi bersifat spesifik terhadap satu jenis makanan tertentu 

Dalam pemberian MPASI bayi alergi, Moms tentu harus lebih cermat. Moms bisa mengamati reaksi setiap jenis makanan. Kalau si kecil alergi ikan tuna, bukan berarti Moms tak bisa memberinya ikan jenis lain.

Menurut para pakar dari ASCIA, setelah Moms memperkenalkan satu jenis protein, misalnya ikan, terus berikan jenis protein yang sama secara teratur hingga 3 sampai 5 kali berturut-turut tanpa didampingi makanan lain kecuali yang sudah terbukti bebas alergi. Hanya memberi satu jenis protein satu kali dan kemudian gakk memberikannya secara teratur berpotensi mengembangkan alergi pada jenis protein tersebut.

Catat jenis makanan yang memicu alergi

Untuk saat ini, Moms memang harus menghindari si kecil dari makanan yang memicu alergi. Tapi, bukan gakk mungkin, suatu saat Moms bisa mencoba memberikannya lagi. Umumnya alergi makanan bisa hilang seiring bertambahnya usia anak. Saat mencoba memberikan kembali makanan yang memicu alergi, tetaplah berpegang pada aturan satu jenis protein 3-5 hari berturut-turut.

Jadwal pemberian MPASI pada si kecil yang alergi sebaiknya dilakukan di pagi hari

Terutama saat Moms akan memperkenalkan makanan baru pada si kecil. Alasannya, bila terjadi reaksi alergi yang mengkhawatirkan, Moms punya banyak waktu untuk segera membawa si kecil ke dokter.

Pilih bahan makanan segar untuk MPASI

Keuntungan menggunakan bahan makanan segar untuk MPASI adalah kandungan nutrisinya yang masih lengkap dan belum rusak akibat proses pengolahan seperti pemanasan. Si kecil juga akan terhindar dari zat pengawet makanan yang seringkali berpotensi menjadi alergen. Pilih sayuran segar yang baru dipanen, buah-buahan lokal yang sedang musim sehingga ketersediaannya selalu terjamin, serta daging dan ikan yang segar dan bukan yang telah dibekukan.

Dengan bahan makanan segar pada MPASI-nya, Si Kecil akan mendapat nutrisi maksimal yang mendukung tumbuh kembangnya.

Moms juga bisa melengkapi kebutuhan pemberian ASI dan MPASI homemade untuk Si Kecil dengan 1 mangkuk CERELAC. Dibuat dari bahan-bahan terbaik, CERELAC bantu penuhi nutrisi harian yang dibutuhkan Si Kecil setiap hari. Yuk, kenalan lebih jauh dengan CERELAC di www.mamamyuk.co.id.

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Lihat Sumber Artikel di The Asian Parent

Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan The Asian Parent. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.

Oleh: Ida Umy Rasyidah

Artikel Pilihan