Buah Pepaya.(Unsplash/Edited by HerStory)
Pepaya memang dikenal sebagai buah yang bisa melancarkan pencernaan, tak hanya itu lho Moms pepaya juga sangat murah, tak heran jika buah yang berwarna orange itu termasuk salah satu buah yang cukup populer dikalangan ibu-ibu. Selain memiliki rasa yang manis dan kaya akan nutrisi. Buah ini juga cukup murah dan mudah ditemukan dimana-mana. Berikut ini beberapa manfaat buah pepaya untuk bayi dan cara mengolahnya untuk MPASI.
Buah pepaya untuk bayi
Manfaat buah pepaya untuk bayi tak perlu dipertanyakan lagi. Selain kaya akan antioksidan, buah berwarna oranye ini juga memiliki sifat anti-inflamasi yang baik untuk membangun imunitas bayi.
Selain itu teksturnya yang lembut dan penuh daging juga cocok untuk menjadi salah satu bahan utama mpasi. Namun perlu diingat, sebaiknya kenalkan buah pepaya pada bayi setelah Moms mengenalkan buah lainnya seperti pisang, alpukat, ubi, dan labu.
Setelah itu Moms bisa secara bertahap memperkenalkan pepaya. Waktu terbaik untuk memperkenalkan pepaya ke dalam makanan bayi ialah sekitar 7 hingga 8 bulan.
Nutrisi yang terkandung di dalam buah pepaya
Dalam satu buah pepaya berukuran sedang terdapat berbagai macam nutrisi. Mulai dari vitamin A, B dan C. Folat, magnesium, tembaga, besi, kalsium, kalium, likopen, dan fosfor.
Berikut ini nilai gizi dalam satu mangkuk pepaya:
Manfaat buah pepaya untuk bayi
Dengan berbagai kandungan nutrisi tersebut. Pepaya memiliki sejumlah manfaat yang luar biasa untuk bayi, seperti:
1. Menyehatkan pencernaan
Enzim papain yang terdapat di dalam pepaya dapat memecah struktur makanan yang kompleks. Untuk itu, mengonsumsi pepaya secara teratur dapat meningkatkan kemampuan pencernaan bayi secara signifikan.
2. Meningkatkan kekebalan tubuh
Sistem kekebalan tubuh bayi cenderung lebih lemah dibanding orang dewasa, sehingga membuatnya rentan terhadap infeksi dan penyakit. Vitamin C dalam pepaya dapat meningkatkan kekebalan bayi dan membantunya terhindar dari berbagai penyakit.
3. Berguna dalam menyembuhkan luka kulit
Bayi biasanya memiliki sejumlah masalah kulit karena kulitnya masih sangat lembut dan sensitif. Banyaknya vitamin A di dalam pepaya dapat membuat kulit bayi terlindung dari luka bakar, bisul, dan luka lainnya.
Kulit atau pulpa pepaya juga dapat dioleskan pada luka bakar ringan dan ruam. Ini dapat membantu mengurangi rasa panas atau sensasi rasa terbakar di kulit.
4. Meningkatkan metabolisme
Pepaya adalah salah satu sumber makanan yang kaya akan folat. Ini diperlukan untuk produksi asam amino.
Dalam batas tertentu, kanudngan ini dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular pada usia dewasa serta masalah sakit perut pada bayi.
5. Memastikan gerakan usus besar berjalan normal
Kandungan serat dalam pepaya bertindak sebagai pencahar alami dan dapat memastikan pergerakan usus yang konsisten pada bayi. Penggunaan pepaya untuk sembelit pada bayi adalah obat sudah banyak dilakukan dibuktikan dari waktu ke waktu.
6. Baik untuk mata
Vitamin A di dalam pepaya dapat membantu meningkatkan penglihatan yang baik dan mencegah masalah seperti rabun senja.
7. Membantu produksi sel darah merah
Kandungan zat besi di dalam pepaya dapat membantu menjaga kadar hemoglobin yang baik dan jumlah sel darah merah yang stabil.
Hal yang perlu diingat sebelum mengenalkan buah pepaya untuk bayi
Penting untuk diingat bahwa pengenalan pepaya untuk bayi harus dilakukan secara hati-hati dan perlahan. Mulailah dengan jumlah kecil dan pelan-pelan tingkatkan selama beberapa hari.
Beberapa hal lain yang perlu diingat sebelum Moms mengenalkan pepaya kepada bayi ialah:
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.
Share Artikel:
Lihat Sumber Artikel di The Asian Parent
Konten Sindikasi: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan The Asian Parent. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.