Beauty, apakah kamu senang bercerita ke teman atau kerabatmu mengenai masalah yang sedang kamu alami? Bercerita kepada teman atau kerabat memang menjadi salah satu cara untuk meringankan beban yang sedang kita pikul, namun jika masalah tersebut mengenai masalah pernikahan, lebih jika kamu enggak menceritakannya pada orang lain!

Jika kamu sedang marah dengan pasanganmu, maka kamu akan menjadi sulit untuk bersikap secara objektif dan akan menggambarkan pasanganmu dengan gambaran yang kurang baik. Dengan didasari rasa marah, kamu bisa mengatakan hal-hal negatif yang bisa membuat pasangan kamu menjadi jelek dimata orang lain.

Kemudian, dengan bercerita kepada orang lain belum tentu bisa membantu kamu dalam menyelesaikan masalah rumit yang ada di dalam rumah tangga meski kamu sudah terbiasa bercerita kepadanya. Ekspektasi ingin merasa lebih baik setelah bercerita, namun tanggapan orang lain malah membuat kamu semakin pusing dan frustrasi.

Hal ini yang membuat beberapa psikolog mengatakan untuk menceritakan masalah rumah tangga kepada orang yang ahli dibidangnya. Kemudian, alasan lain yang sering enggak kita sadari adalah tujuan seseorang untuk menceritakan masalah rumah tangga kita kepada orang lain lagi.

Baca Juga: Begini Nih Cara Atasi Pernikahan yang Ternyata Gak Sesuai Ekspektasi!

Beberapa orang yang senang menceritakan mengenai masalah mereka lebih sering mencari persetujuan namun dengan orang yang salah, padahal harusnya jika ada masalah di dalam rumah tanggamu, kamu harus berkomunikasi dengan pasangan untuk segera membicarakan dan menyelesaikan masalah yang ada.