Finansial adalah ilmu yang nggak banyak diajarkan secara formal. Kalau Moms nggak kuliah di Jurusan Ekonomi, mungkin pengetahuan finansial hanya Moms dapatkan secara nggak formal dari orang tua. Bila orang tua nggak mengajarkan secara langsung, maka biasanya anak akan menyerap kebiasaan yang mereka perhatikan dari orang tua.

Sayangnya Moms kurang memperhatikan, nggak jarang kebiasaan yang diserap dari orang tua mengenai keuangan justru negatif. Berikut ini sejumlah contoh kebiasaan buruk orangtua soal uang yang sering ditularkan pada anak, simak ya!

1. Membeli segala hal yang anak mau

Bukannya memberikan pemahaman mengenai perbedaan keinginan dan kebutuhan, Moms seringkali memberi semua yang anak inginkan, terlebih ketika mereka memintanya dengan menangis dan merengek-rengek. Karena nggak mau malu dan dilihat orang, keinginan anak pun langsung dituruti.

Padahal, kebiasaan ini bisa membentuk mentalitas anak yang nggak baik, lho. Anak akan tumbuh menjadi orang dewasa yang sulit membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Bisa-bisa saat dewasa anak akan menjadi sangat konsumtif.

2. Mengucapkan “Kita nggak ada uang”

Kalimat ini sering jadi jurus pamungkas bagi orang tua saat anaknya meminta sesuatu. Kalau dibandingkan memberi penjelasan pada anak, kalimat ini memang lebih simpel karena menutup argumentasi. Padahal, jawaban orang tua seperti ini justru menutup kreatifitas anak, lho.

Padahal, dibanding langsung menolak permintaan anak, Moms harusnya mengajak anak berdiskusi dan melakukan perencanaan keuangan bersama anak. Contohnya bila anak menginginkan membeli peralatan lukis terbaru, tantang anak mewujudkan keinginannya itu.

Baca Juga: Ibu Bekerja Perlu tahu, Ini 5 Kesalahan Terbesar saat Mengatur Keuangan yang Harus Kamu Hindari!