Putri Titian saat mengalami cacar air pada hamil anak kedua.(Instagram/putrititian)
Beauty, sama seperti virus Covid-19, cacar monyet adalah penyakit yang sangat menular. Penyakit ini sendiri disebabkan oleh virus monkeypox yang bersifat zoonosis.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), cacar monyet dapat menular dari hewan ke manusia dan manusia ke manusia melalui kontak langsung atau dekat dengan ruam menular, keropeng, atau cairan tubuh.
Jika kamu telah melakukan kontak dengan seseorang yang terinfeksi penyakit ini, langkah terbaik adalah memeriksakan dirimu dan segera lalukan tes, Beauty.
Dan dikutip dari Times of India, berikut adalah beberapa langkah yang harus dilakukan jika kamu terinfeksi atau terkena infeksi monkeypox. Catat ya!
Jika kamu telah kontak erat dengan seseorang yang telah didiagnosis menderita cacar monyet, penting bagimu untuk segera mengunjungi layanan kesehatan, Beauty. Apakah simtomatik atau asimtomatik, periksakan dirimu. Sejauh ini, satu-satunya cara untuk mendeteksi virus adalah dengan mengirimkan sampel ke laboratorium.
Beberapa gejala umum yang terkait dengan penyakit ini termasuk demam, kelelahan, nyeri dan nyeri tubuh, pembengkakan kelenjar getah bening, ruam dan lesi, yang akhirnya berubah menjadi koreng dan mulai memudar.
Gejala cacar monyet biasanya mulai dalam waktu 2 minggu dan orang dikatakan menular sampai gejalanya mereda dan ruam serta lesinya sembuh dengan benar.
Mengingat gejala yang tercantum di atas, terutama pembengkakan kelenjar getah bening dan ruam/lesi, lakukan isolasi mandiri dan hindari kontak dengan semua orang. Pertahankan jarak sampai hasil tesmu keluar.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.