Menu

Risiko Kematian Hingga 75 Persen, Virus Langya Diduga Berasal dari Hewan Ini!

19 Agustus 2022 13:30 WIB
Risiko Kematian Hingga 75 Persen, Virus Langya Diduga Berasal dari Hewan Ini!

Tikus. (Unsplash/Edited by HerStory)

HerStory, Medan —

Telah ditemukan Langya henipavirus atau virus Langya di China. Virus ini merupakan penyakit zoonosis yaitu dapat ditularkan dari hewan ke manusia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memaparkan bahwa kematian virus Langya cukup tinggi mulai dari 40 hingga 75 persen. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan risiko kematian akibat Covid-19.

Hingga kini, puluhan orang dilaporkan menderita penyakit ini. Sebagian besar pasien berprofesi sebagai petani.

Adapun gejala yang dirasakan berupa kelelahan, batuk, nyeri, dan kehilangan nafsu makan. Tak hanya itu, terjadi kelainan sel darah dan tanda-tanda kerusakan hati dan ginjal pada penderita.

Hingga kini para ahli belum dapat memastikan apakah penularan virus Langya dapat terjadi dari manusia ke manusia. Pasalnya, pasien yang diteliti tampak tak menyebabkan virus melalui kontak dekat dan tak ada riwayat penyebaran secara umum.

Baca Juga: Pandemi Covid dan Cacar Monyet Belum Reda, Eh Muncul Virus Langya, Seberapa Bahaya dan Seperti Apa Gejalanya?

Baca Juga: Gawat! Muncul Virus Langya di China, Gejalanya Bisa Picu Gagal Ginjal Lho, Kenali Yuk!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.