Ilustrasi ibu dan anak mandi bersama (Happily Eva After/Edited by HerStory)
Moms, mungkin banyak di antara kamu yang sering mencium aroma tubuh si kecil yang kurang sedap. Sebenarnya normal enggak sih kalau si kecil dengan usia dini itu bau badan? Umumnya bau badan pada anak baru muncul saat ia memasuki masa pubertas. Tapi, enggak menutup kemungkinan, anak mengalami bau badan di usia yang lebih muda.
Bau badan yang muncul seperti di area ketiak pada balita bisa menjadi sinyal gangguan kesehatan tertentu. Pada beberapa balita, bau ketiak mungkin bisa juga disebabkan oleh kolonisasi strain bakteri tertentu.
Meski bau badan pada balita ini umumnya masih terbatas, American Academy of Pediatrics menyarankan, untuk memperhatikan bau badan pada anak-anak yang belum mencapai masa pubertasnya.
Lalu, apa sih penyebab bau badan pada si kecil di usia dini?
Seperti yang dikutip dari laman Mom Junction, Rabu (7/10/2020), selain infeksi bakteri, banyak faktor lain yang dapat menyebabkan bau badan pada balita. Berikut di antaranya:
Moms, sangat mudah untuk mendeteksi si kecil mengalami bau badan atau enggaknya. Melalui bau ketiak si kecil, misalnya. Saat si kecil mengalami bau badan yang cukup menyengat, banyak hal yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan bau badannya tersebut.
Seperti mengajari dan membantunya menjaga kebersihan diri, ajak si kecil mandi secara rutin setiap pagi dan sore hari, rutin bersihkan tempat tidur dan pakaiannya, hingga hindari memberi si kecil makanan yang bisa menyebabkan bau badan.
Kamu juga bisa meminta bantuan dokter untuk menghilangkan bau badan pada si kecil. Kalau bau badannya disebabkan oleh infeski bakteri, dokter mungkin akan memberi resep antibiotik untuk membersihkan penyebab bakteri tersebut.
Semoga bermanfaat!
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.