Air purifier. (pinterest/freepik)
Virus corona kabarnya bisa menular lewat udara atau airborne. Dengan berkembangnya informasi ini, tersiar kabar bahwa penggunaan alat penjernih udara atau biasa dikenal sebagai air purifier bisa menurunkan risiko terinfeksi virus corona. Apakah itu benar?
Seperti diketahui bahwa virus corona dapat menular di udara dalam lingkungan yang tertutup. Menurut panduan yang diperbarui oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) virus corona dapat menyebar lebih dari 2 meter dalam ruangan berventilasi buruk. Virus juga bisa bertahan selama beberapa saat setelah orang yang terinfeksi meninggalkan ruangan.
Oleh sebab itu, air purifier dikatakan bisa menurunkan risiko terinfeksi virus corona karena bisa membersihkan udara di dalam ruangan. Terutama saat musim dingin banyak orang yang menutup rapat jendela dan pintu rumah untuk mencegah udara dingin masuk.
Meski demikian, air purifier bukanlah solusi dan tak menjamin bahwa udara 100% bebas virus. Tapi, penggunaan air purifier bisa mengurangi jumlah virus di udara.
"Semakin banyak pertukaran udara dan semakin bersih udaranya, semakin rendah risikonya," kata dokter penyakit menular Gregory A. Poland, MD, dalam sebuah artikel di Mayo Clinic News Network dilansir dari Medical daily (8/10/2020).
Menggunakan air purifier hanya sebagai langkah perlindungan. Kamu tetap harus melanjutkannya dengan tindakan pencegahan: mengenakan masker, menjaga jarak dan sering mencuci tangan.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.