Baru-baru ini seorang profesor dari Edinburgh University mengatakan bahwa virus Corona akan seterusnya bertahan di dunia. Hal tersebut dikarenakan banyak pasien Covid-19 yang sudah sembuh mengalami reinfeksi atau terinfeksi virus untuk kedua kalinya.

Menurut penelitian Profesor Graeme Ackland dan timnya yang dilakukan di Inggris, seseorang mungkin bisa terinfeksi virus Corona ini lebih dari satu kali.

"Jika benar bahwa orang-orang terus mengalami reinfeksi atau terinfeksi kembali, situasinya akan semakin mengerikan, karena virus ini akan bersama kita selamanya," jelasnya yang dikutip dari Daily Star, Sabtu (10/10/2020).

Profesor Ackland juga mengatakan, untuk melakukan kebijakan lockdown itu merupakan hal yang sangat sulit. Terutama dalam membatasi berbagai kegiatan masyarakat, hal ini tentu membuat sulitnya mengurangi angka korban kematian akibat Covid-19 dalam jangka panjang.

Selain itu, Kepala Petugas Medis Profesor Chris Whitty menegaskan bahwa penyakit ini tidak akan bisa diberantas dan akan terus menghadapinya di masa mendatang.

"Penyakit ini tidak akan hilang. Jadi kami harus menerima bahwa kamu sedang menangani penyakit yang akan kami hadapi secara global di masa mendatang," ungkapnya.

Baca Juga: Panutan! Begini Gaya Rihanna Belanja Ke Supermarket dengan Protokol Kesehatan!

Hingga saat ini, para ilmuwan masih belum mengetahui seberapa besar kekebalan yang dimiliki para pasien Covid-19 yang sembuh agar bisa terhindari dari wabah ini. Mereka hanya tahu bisa bertahan kurang dari 12 bulan.