Rangga Azof dan Haico Van der Veken membintangi sinetron berjudul Samudra Cinta di salah satu stasiun televisi. Dalam salah satu tayangan sinetron tersebut, KPI memberikan teguran keras pada salah satu adegan karena dianggap melanggar aturan tentang norma kesopanan dan kesusilaan. Hal ini tentu sangat bertentangan dengan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI tahun 2012.

Dalam adegan yang ditegur oleh KPI tersebut, Rangga Azof bersama Haico sedang berada di kasur. Terlihat mereka tidur di ranjang dalam posisi bertindihan dan berguling saling berganti posisi.

Di dalam sinetron tersebut, Rangga dan Haico memerankan pasangan suami istri. Selain itu juga, mereka menggunakan pakaian yang lengkap. Namun, adegan tersebut dianggap akan berbahaya jika ditiru oleh anak-anak.

Teguran KPI tersebut diunggah melalui akun resmi KPI di instagram pada jumat (9/10/2020). Wakil Ketua KPI Pusat, Mulyo Hadi Purnomo mengatakan bahwa adegan tersebut sangat enggak pantas untuk ditayangkan.

View this post on Instagram

Teguran Keras untuk Sinetron “Samudra Cinta” SCTV Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memutuskan menjatuhkan sanksi administratif berupa teguran pertama untuk program siaran “Samudra Cinta” SCTV. Program acara sinetron ini telah melanggar aturan tentang norma kesopanan dan kesusilaan yang terdapat dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI tahun 2012. Demikian ditegaskan KPI Pusat dalam surat teguran tertulis untuk program tersebut yang dilayangkan pada 30 September 2020 lalu. Adapun adegan yang melanggar terdapat pada tayangan “Samudra Cinta” tanggal 24 September 2020 pukul 19.43 WIB berupa tampilan seorang pria dan wanita di atas ranjang dalam posisi bertindihan dan berguling saling berganti posisi. Wakil Ketua KPI Pusat, Mulyo Hadi Purnomo, mengatakan adegan seperti itu dinilai tidak pantas ditampilkan pada jam yang semestinya ramah anak karena bertentangan dengan norma kesopanan dan kesusilaan yang ada dalam aturan KPI dan juga masyarakat. Meskipun dalam tayangan tersebut digambarkan sebagai pasangan suami istri dan keduanya dalam busana lengkap, adegan keromantisan seperti itu rawan ditiru oleh anak. (Selengkapnya: https://bit.ly/34BQzy4 )

A post shared by KPI Pusat (@kpipusat) on Oct 9, 2020 at 12:13am PDT

“Kami menilai adegan tersebut memberikan pengalaman visual yang tidak baik. Adegan demikian juga tidak memperhatikan kepentingan anak. Anak masih rentan peniruan.Karena itu, kami menyatakan sinetron Samudra Cinta telah melanggar aturan dan patut mendapatkan sanksi,” ujar Mulyo.

Baca Juga: Setelah Gugat Cerai Suami, Nita Thalia Akui Sekarang Tak Punya Apapun Hingga Ngontrak Rumah!