Dilansir dari PopCrush (12/10) Selena Gomez berterus terang bagaimana pandemi Covid-19 telah mempengaruhi rasa cemas (anxiety), depresi dan kesehatan mentalnya secara keseluruhan.

Penyanyi pemiliki brand kosmetik yang sama dengan judul singlenya, yaitu "Rare" pada hari Minggu (10/10) berbicara dengan mantan Ahli Bedah Umum, Dr. Vivek Murthy dalam rangka merayakan Hari Kesehatan Mental Sedunia.

Dr. Murthy mengkhawatirkan terjadinya peningkatan atas rasa kesepian, depresi, dan kecemasan pada orang-orang di masa pandemi ini. Dan benar saja, Selena salah satunya, ia mengakui bahwa masa-masa pandemi ini cukup berat dijalani.

"Pada awalnya, aku enggak bisa menghadapi dengan baik," akunya. "Aku mengalami sedikit depresi dan kemudian aku alihkan dengan menulis, pergi ke tempat di mana aku biasa aktif dan memaksaku untuk beraktivitas."

"Aku memiliki lebih banyak waktu untuk orang-orang terdekat lebih banyak daripada sebelumnya, dan aku menghabiskan waktu dengan keluarga," kata Selena, berbagi cerita. 

Dalam mengerjakan brand kosmetik barunya, "Rare Beauty" dan pergi ke studio rekaman telah membantunya melewati masa-masa sulit ini. "Saya hampir merasa seperti menjadi normal dalam situasi yang enggak normal begini."

Masa-masa seperti ini memang cukup berat bagi Selena yang melabeli dirinya sebagai seorang ekstrovert. Berdiam di rumah tanpa bersosialisasi dengan orang banyak membuatnya merindukan lingkungannya yang lama juga fans-fansnya. 

Untuk mengetahui percakapan antara Selena Gomez dan Dr. Dr. Vivek Murthy, Beauty bisa melihat di akun Instagram rarebeauty dengan mengklik link tautan berikut ini: