Moms, anak terlalu ambisisus dan selalu ingin menang dalam setiap kompetisi? Baik dalam bidang pendidikan maupun olahraga. Rasanya anak belum puas kalau ada teman lain yang bisa mengalahkannya. Nah Moms, biasanya sikap ini ditanamkan dari orang-orang sekitar lho! 

Moms harus memberi pemahaman pada anak bahwa, ambisi yang sehat tumbuh dari dalam diri sendiri. Maka, ia akan percaya bahwa pencapaian dapat diraih karena kemampuan diri sendiri dan bukan dari hasil mengalahkan orang lain. Merangkum dari berbagai sumber, Selasa (13/10/2020) perhatikan tanda anak yang terlalu ambisius dan selalu ingin menang serta bagaimana cara mengatasinya.

1. Anak cenderung tak sabaran

Tak ada salahnya menjadi ambisius, asal ke arah yang baik. Namun, anak yang kelewat ambisius cenderung memiliki sifat menggebu-gebu alias tak sabaran. Tak jarang mereka juga sering mengabaikan hal-hal penting lainnya, dan hanya fokus pada tujuan saja. Terlalu berambisi tanpa sadar akan bikin anak jadi stres. Moms harus memberi pemahaman agar anak lebih rileks menikmati hidupnya, tapi tetap fokus dan berusaha yang terbaik dalam mewujudkan impian.

2. Anak jadi sombong dan suka berbohong

Anak sering sombong dan membual tentang kemampuan yang dimilikinya. Sebagai orangtua, Moms perlu mengingatkan si kecil bahwa banyak hal positif yang ia miliki tanpa harus menjadi juara dalam sebuah pertandingan. Moms pasti nggak mau kan kalau anak sampai dikucilkan oleh teman-temannya karena hobi berbohong?