Menu

Mirip Diare tapi Dampaknya Lebih Fatal, Kenali Sederet Gejala Penyakit Crohn’s Ini Beauty, Waspada Juga Ya karena Belum Ada Obatnya!

05 September 2022 11:20 WIB
Mirip Diare tapi Dampaknya Lebih Fatal, Kenali Sederet Gejala Penyakit Crohn’s Ini Beauty, Waspada Juga Ya karena Belum Ada Obatnya!

Ilustrasi saki perut bagian kanan sebagai tanda dari usus buntu. (Pinterest/Freepik)

HerStory, Bogor —

Beauty, apakah kamu pernah mendengar tentang penyakit Crohn's atau Crohn's Disease? Ya, siapa pun yang menderita penyakit Crohn’s tahu betapa menyakitkan dan tidak terduganya penyakit itu.

Crohn’s disease adalah peradangan pada lapisan dinding sistem pencernaan. Peradangan ini bisa terjadi mulai dari mulut hingga anus, tetapi lebih sering terjadi di bagian usus halus dan usus besar (kolon).

Menurut Crohn's and Colitis Foundation, lebih dari 3 juta orang menderita Crohn's atau penyakit radang kronis ini. Penyebab utamanya sendiri tak diketahui, tetapi ada pengaruh dari genetika, lingkungan, dan sistem kekebalan seseorang.

Menurut George Saffouri, Direktur Program MD St. San Bernardine Medical, Crohn’s adalah penyakit autoimun yang tak dapat disembuhkan sampai sekarang dan kebanyakan orang harus menjalani beberapa jenis atau perawatan seumur hidup atau sebagian usus mereka diangkat untuk meredakan gejalanya.

Siapa yang Beresiko?

Dr. Saffouri mengatakan, faktor risiko penyakit ini diantaranya termasuk riwayat keluarga, merokok, aktivitas fisik yang berkurang, dan berpotensi diet yang lebih rendah serat dan lebih tinggi lemak.

Crohn’s paling sering didiagnosis pada usia remaja hingga dewasa muda (yaitu remaja pertengahan hingga sekitar 30 tahun), dan ada potensi puncak kedua dalam diagnosis di tahun-tahun berikutnya (yaitu 50-an hingga 70-an), namun penting untuk mengetahui bahwa Crohn dapat terjadi pada usia berapa pun dalam hidup.

Dr. Saffouri mengatakan, tidak ada yang tahu penyebab sebenarnya dari Crohn’s, tetapi seperti yang disebutkan di atas, penyakit ini dipengaruhi oleh genetika individu (misalnya riwayat keluarga, etnis/ras), lingkungan (misalnya makanan, aktivitas, penggunaan zat), dan sistem kekebalan.

Baca Juga: Beauty, Waspada! Flu hingga Leptospirosis, 5 Penyakit Ini Bisa Muncul saat Banjir

Baca Juga: Punya Masalah dengan Diare? Gak Usah Bingung, Atasi dengan Cara Berikut Ini Yuk!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.