Ilustrasi pria dan wanita berpegangan tangan dengan pita merah sebagai lambang solidaritas HIV AIDS. (Pinterest/Freepik)
Belum lama ini 12 murid SD di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dinyatakan positif mengidap HIV. Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) menyatakan bahwa mereka tertular dari orang tua.
Kondisi ini terjadi sebab anak-anak pengidap HIV tersebut terlahir dari ibu rumah tangga yang juga HIV. KPA menjelaskan bahwa kasus IRT yang positif HIV tergolong tinggi yang mana pasien tertular dari suaminya.
Dua belas anak SD yang positif HIV berusia rata-rata 10-12 tahun. Setelah melakukan pemeriksaan VCT sukarela, mereka akhirnya dinyatakan mengidap HIV.
Data menunjukkan bahwa pasien tersebut berasal dari keluarga dengan tingkat finansial yang rendah. Bahkan, mereka gak tinggal bersama dengan orang tua melainkan bersama nenek atau kerabatnya.
Kondisi anak-anak SD yang terpapar Covid-19 sehat meski mereka tak mengetahui soal penyakit yang diidapnya. Warga juga turut memberikan bantuan baik dalam bantuan uang, kebutuhan sehari-hari, hingga sembako.
Pengelola program KPA Kabupaten Cianjur mengatakan bahwa sepanjang tahun 2021 terdapat 109 orang yang terpapar HIV. Angka ini diprediksikan masih akan mengalami peningkatan.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.