Menu

Kerap Dianggap Biasa, Ini Sederet Gejala Long Covid yang Umum Terjadi pada Anak-anak, Please Jangan Diabaikan Ya Moms!

07 September 2022 12:05 WIB
Kerap Dianggap Biasa, Ini Sederet Gejala Long Covid yang Umum Terjadi pada Anak-anak, Please Jangan Diabaikan Ya Moms!

Ilustrasi anak menggunakan masker untuk menghindari Covid-19 (hackensackmeridianhealth.org/Edited by HerStory)

HerStory, Bogor —

Moms, seriring berjalannya waktu, penelitian tentang komplikasi Long Covid pun terus meningkat.

Long Covid sendiri berarti seseorang terus mengalami gejala Covid-19 yang berlarut-larut pasca mereka pulih dari infeksi. Yang pasti, gejala-gejala yang bertahan setelah Covid-19 inilah yang dapat mengganggu kehidupan sehari-hari orang tersebut.

Terlebih lagi, tak hanya orang dewasa, kesehatan anak-anak pun bisa terganggu akibat Long Covid ini. 

Namun, durasi gejala Long Covid pada anak-anak ini tergantung pada berbagai faktor seperti tingkat keparahan infeksi awal, tingkat kekebalan, stres pandemi dan status vaksinasi.

Gejala yang paling umum

Dikutip dari Times of India, Rabu (7/9/2022), gejala paling umum yang kita lihat pada anak-anak menderita Long Covid adalah kelelahan, sulit berkonsentrasi (kabut otak) dan perubahan suasana hati. 

Dokter mengatakan bahwa karena gejala ini dapat diartikan sebagai tanda dari sesuatu yang lain, orang tua mungkin menganggapnya biasa saja atau tak menganggapnya serius sebagai sindrom pasca-Covid.

Selain ketiga hal tersebut, tanda-tanda pasca-Covid umum lainnya pada anak-anak yakni termasuk demam, sakit kepala, sakit tenggorokan, batuk, lemas, gangguan tidur, kepala terasa ringan setelah berdiri, nyeri otot dan sendi, depresi/kecemasan, dan perubahan indra penciuman atau perasa.

Seberapa besar kemungkinan anak-anak bisa mengalami Long Covid?

Menurut penelitian terbaru, gejala Long Covid ini dilaporkan pada sekitar 25% hingga 30% anak-anak yang terinfeksi Covid-19. 

Kelelahan adalah salah satu tanda paling umum dari Long Covid untuk anak-anak.

Gejala Long Covid lebih sering terjadi pada anak-anak dengan kondisi kesehatan yang sudah ada sebelumnya seperti asma, eksim, dan masalah autoimun. 

Anak-anak yang mengalami infeksi Covid-19 parah yang memerlukan terapi steroid atau oksigen juga lebih rentan mengalami Long Covid.

Penelitian tentang Long Covid pada anak-anak

Sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics menemukan bahwa hampir 25% anak-anak yang menderita Covid-19 dapat mengembangkan masalah jangka panjang selama berbulan-bulan. 

Studi serupa telah dipublikasikan di Lancet Child & Adolescent Health and Scientific Reports.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Dr. Randolph di Unit Perawatan Kritis Rumah Sakit Anak Boston (Harvard University) menyimpulkan bahwa hampir 34% anak-anak yang terinfeksi Covid parah dapat menderita Long Covid selama 4-6 bulan.

Apa penyebab Long Covid pada anak?

Para ahli tak yakin tentang apa yang menyebabkan Long Covid pada beberapa anak. Sementara faktor risiko tertentu, seperti obesitas atau penyakit lain yang mendasari, dapat menempatkan anak pada risiko infeksi Covid yang parah, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan hubungan antara kondisi ini dan gejala Long Covid.

Anak-anak yang memiliki gejala Covid ringan atau bahkan tak ada gejala pada infeksi awal, juga dapat mengalami Long Covid.

Kapan harus ke dokter?

Jika kamumencurigai si kecil menderita tanda-tanda Long Covid yang disebutkan di atas, amati mereka, dan jika gejalanya terus berlanjut selama lebih dari satu atau dua minggu, penting untukmu membawa si kecil menemui dokter anak, Moms.

Ada pilihan pengobatan yang berbeda tergantung pada jenis gejala dan tingkat keparahannya. Dokter pertama-tama akan memahami garis waktu yang terkait dengan Covid-19 dan timbulnya gejala, bersama dengan faktor-faktor lain yang diperlukan, dan menentukan pilihan pengobatan terbaik untuk si kecil.

Semoga informasinya bermanfaat, ya Moms!

Baca Juga: Sudah Dibuka untuk Umum, Privy Dukung Sentra Vaksin Booster Kedua Bareng Kemenparekraf

Baca Juga: Sudah Dibuka untuk Umum, Ini Alasan Mengapa Kamu Harus Vaksin Booster Covid-19 Moms!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.