Ilustrasi pasangan sedang berciuman (Pixabay/kairosproducciones)
Selain berpelukan, ciuman kerap disebut sebagai tanda kasih sayang dan cinta. Berciuman diketahui dapat mendekatkan hubungan antara satu sama lain dan memperkuat ikatan cinta, lho.
Ciuman bisa dilakukan di bagian pipi, leher, kening, hingga di bibir. Saat seseorang berciuman, sel-sel di dalam tubuh akan bereaksi. Melansir dari Women's Health, berikut beberapa reaksi yang terjadi pada tubuh ketika berciuman. Apa saja?
Kelenjar adrenal yang terletak di atas ginjal ini akan melepaskan hormon adrenalin yang membuat hati terasa berdebar dan napas jadi lebih berat saat berciuman.
Diketahui bibir 200 kali lebih sensitif daripada ujung-ujung jari. Sementara itu, aroma tubuh pasangan yang tercium ketika berciuman dapat memancarkan daya tarik yang meningkatkan gairah seks.
Selain itu, ciuman yang penuh gairah dapat membakar hingga 100 kalori di dalam tubuh, lho.
Ciuman dengan pasangan akan menghasilkan gelombang listrik untuk meningkatkan aliran darah ke bagian tubuh tertentu. Efek yang ditimbulkan seperti mengencangkan payudara dan rasa menggelitik di perut.
Nah, itu dia beberapa reaksi tubuh ketika berciuman.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.