Berbagai masalah dalam rumah tangga sering jadi alasan yang membuat pasangan suami istri memutuskan untuk bercerai. Sebenarnya perceraian memang tak salah, apalagi juga hubungan pernikahanmu dengan suami sudah tak sehat. Perceraian adalah jalan terbaik untuk menjaga kesehatan mental suami istri.

Namun sebelum memutuskan untuk bercerai, alangkah baiknya pasangan suami istri mempertimbangkan dulu dengan matang dan mendiskusikan alasan yang memicu keretakan dalam rumah tangga. Melansir dari Halodoc, Rabu (14/10/2020) berikut alasan terjadinya perceraian.

1. Kurang Keintiman

Banyak pasangan yang mengaku bercerai karena merasa sudah tak lagi memiliki keintiman atau cinta satu sama lain. Rasa kasih dan sayang memang merupakan fondasi awal dalam membangun rumah tangga. Namun pada beberapa kasus, banyak pasangan yang merasa bahwa hal ini semakin luntur seiring berjalannya waktu. Alhasil, hubungan yang dijalani terasa hambar dan kerap memicu berbagai konflik. Hal itu yang kemudian menjadi pemicu pasangan memutuskan berpisah.

2. Komunikasi Bermasalah

Komunikasi yang lancar menjadi salah satu kunci agar hubungan tetap harmonis. Sebaliknya, masalah komunikasi dengan pasangan nyatanya bisa menjadi alasan bercerai. Kurangnya komunikasi antar pasangan bisa membuat hubungan yang dijalani menjadi penuh kecurigaan dan dilanda stres. Semakin dibiarkan, masalah akan semakin menumpuk dan seakan tidak bisa lagi diatasi. Kalau sudah begitu, bercerai sering menjadi pilihan untuk keluar dari masalah.

3.Terlalu Sering Bertengkar

Berbeda pendapat dan pertengkaran kecil dalam rumah tangga sebenarnya adalah hal yang wajar, bahkan bisa menjadi bahan pembelajaran. Namun, jika hal ini terlalu sering dilakukan, risiko retaknya rumah tangga pun menjadi lebih besar.

4. Menikah Terlalu Muda

Baca Juga: Waspada,Moms! Begini 5 Tanda Pernikahan Toxic yang Jarang Disadari

Perceraian juga rentan menyerang pasangan yang menikah terlalu muda. Menikah memang bukan hal yang mudah dan sebaiknya tak dilakukan tanpa persiapan matang. Terlalu muda saat menikah bisa saja membuat seseorang merasa belum siap, emosi dan psikologi yang belum seimbang, serta masalah lain yang mungkin terjadi. Dari segi kesehatan pun, menikah terlalu muda tak disarankan karena tubuh wanita maupun pria cenderung belum siap untuk reproduksi.