Adenomiosis merupakan kondisi yang memengaruhi jaringan rahim. Berbeda dengan endomeriosis, Adenomiosis hanya terjadi ketika jaringan ini tumbuh jauh di alam dinding otot rahim dan menyebabkan rahim membesar.

Jaringan ini sendiri bisa menjadi tebal, kemudian rusak, kemudan mengelupas seperti halnya yang terjadi pada lapisan rahim ketika kamu mengalami menstruasi. Kondisi ini bahkan bisa menyebabkan rasa sakit saat menstruasi dan periode yang sangat panjang.

Menurut para ahli, diperkirakan penyakit Adenomiosis ini bisa memengaruhi 20 persen hingga 35 persen wanita dan penyakit ini paling sering menyerang wanita pada usia 40 hingga 60 tahun yang pernah mengalami kehamilan kembar atau operasi rahim.

Gejala yang ditunjukkan oleh Adenomiosis antara lain:

  • Pendarahan menstruasi yang berat.
  • Periode yang lebih lama dari biasanya.
  • Nyeri saat haid (dismenore).
  • Nyeri panggul kronis.
  • Nyeri di kaki dan punggung.
  • Pembengkakan di perut.
  • Nyeri saat berhubungan intim.

Baca Juga: Bahaya! Wanita Obesitas Lebih Mudah Terserang Risiko Masalah Reproduksi Ini!

Pada beberapa wanita yang mengalami penyakit ini menunjukkan perut bagian bawah mereka yang terasa seperti bengkak atau lunak akibat rahum mereka yang membesar dari jaringan ekstra.