Menu

Kolesterol Makin Parah Kalau Kamu Konsumsi 5 Makanan Ini Moms, Nomor 4 Banyak yang Suka Nih

14 September 2022 23:05 WIB
Kolesterol Makin Parah Kalau Kamu Konsumsi 5 Makanan Ini Moms, Nomor 4 Banyak yang Suka Nih

Ilustrasi kolesterol dalam tubuh. (Pinterest/Edited by herstory)

HerStory, Jakarta —

Kolesterol bisa semakin parah jika kamu mengonsumi makanan ini Moms. Bila terlalu sering konsumsi ini, kolesterol tinggi bisa makin menggila. 

Lalu, apa saja makanan yang memiliki kadar kolesterol tinggi? Dilansir dari laman Health Line, Rabu (14/9/2022), berikut lima di antaranya.

1. Keju

Dalam 1 ons (28 gram) keju menyediakan 27 mg kolesterol atau sekitar 9 persen RDI. Meskipun keju sering dikaitkan dengan peningkatan kolesterol, beberapa penelitian menunjukkan bahwa keju penuh lemak tidak berdampak negatif terhadap kadar kolesterol.

2. Telur

Telur salah satu makanan paling bergizi yang bisa Anda konsumsi hampir setiap hari. Makanan ini juga tinggi kolesterol, dengan satu telur besar memberikan 211 mg kolesterol atau 70 persen dari reference daily intakes (RDI). Sebagian orang menghindari memakan telur karena kolesterolnya yang tinggi.

3. Makanan Cepat Saji

Mengonsumsi makanan cepat saji merupakan faktor risiko utama untuk berbagai penyakit kronis termasuk penyakit jantung, diabetes, dan obesitas.

Kamu yang sering mengonsumsi makanan cepat saji cenderung memiliki kolesterol lebih tinggi, lebih banyak lemak perut, tingkat peradangan yang lebih tinggi, dan gangguan regulasi gula darah.

Baca Juga: Anak Suka Makan Junk Food? kenali Bahayanya yang Mengancam Kesehatan, Moms!

Baca Juga: Waduh, Inilah 4 Makanan Berbahaya untuk Penderita Darah Tinggi, Waspada Ya!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Lihat Sumber Artikel di GenPI

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Oleh: Sri Handari