Banyak yang bertanya-tanya, kenapa ya makanan di McDonald salah satunya kentang goreng selalu bikin ketagihan? Ternyata selain harganya yang lebih murah, rasa gurih juga menjadi alasan kentang goreng itu banyak diburu.

Melansir dari laman Reader Digest (26/05/2021), untuk mendapatkan kentang yang enak pihak restoran mencuci bersih kentang segar, kemudian dikupas, dipotong, dan dipipihkan di pabrik.

Dari video yang dibagikan pihak restoran itu, pabrik juga menambahkan bahan kimia untuk menjaga agar kentang memiliki warna kuning muda yang seragam. Setelah itu, kentang dipotong dan digoreng selama kurang dari satu menit sebelum dibekukan dan dikirim ke gerai-gerai restoran di berbagai lokasi.

Di restoran, potongan beku itu dimasak dalam minyak dan digarami sebelum akhirnya dimasukkan ke dalam bungkusan kotak berwarna merah. Namun, bukan hal itu yang membuat rasa kentang restoran cepat saji ini begitu luar biasa nikmat.

Pada tahun 1950-an, ketika perusahaan pemendek yang memberi minyak sayur McDonald enggak mampu membeli peralatan yang diperlukan untuk menghidrogenasi minyak, yang berfungsi untuk memperpanjang umur penyimpanan kentang. Untuk itu mengatasi hal tersebut, pemasok pun memberikan campuran minyak dengan lemak sapi.

Baca Juga: Waspada! Penelitian: Konsumsi Kentang Goreng Dapat Meningkatkan Risiko Kanker

Seiring berjalannya waktu, pihak restoran itu dan restoran cepat saji lainnya menambahkan lemak jenuh untuk menggoreng kentang. Tetapi pada tahun 1980-an, para pemerhati kesehatan pun mengkritik langkah yang dilakukan oleh para restoran cepat saji tersebut.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas