Menu

Banyak Digandrungi Millenials, Benarkah Vape Bisa Sebabkan Kanker Paru? Begini Kata Dokter Beauty

19 September 2022 17:15 WIB
Banyak Digandrungi Millenials, Benarkah Vape Bisa Sebabkan Kanker Paru? Begini Kata Dokter Beauty

Ilustrasi seorang wanita menikmati rokok elektrik (Freepik/diana.grytsku)

HerStory, Jakarta —

Beauty, rokok elektrik alias vape berhasil mencuri perhatian warganet, khususnya kaum millenials. Apalagi, vape terbilang cukup praktis dan tidak mengandung nikotin sebanyak rokok konvensional.

Meski begitu, vape tetap menyebabkan masalah kesehatan, seperti batuk hingga potensi kanker. 

"Pada vape terdapat kandungan karsinogen dan nikotin yang berpotensi menyebabkan iritasi tenggorokan dan gangguan pernapasan," kata Medical Underwriter Sequis dr Debora Aloina Ita Tarigan.

Selain berbahaya bagi penggunanya, paparan vape juga berbahaya bagi sekelilingnya, terutama anak-anak karena daya tahan tubuh mereka belum sekuat orang dewasa. 

Menurut Debora, asap atau uap dengan nikotin yang terkandung di dalam vape bisa menyebabkan adiksi jangka panjang karena paparan asap rokok konvensional maupun vape, termasuk juga polutan, bahan kimia, atau radiasi yang menyebabkan radang dan iritasi pada paru.

Peradangan ini bisa berlangsung singkat hingga kronis. Kemudian, jika terjadi iritasi berkepanjangan, maka hal itu bisa berpotensi merusak organ pernapasan dan memicu penyakit kronis, seperti kanker paru kroni dan penyakit jantung.

Oleh sebab itu, jika kamu pengguna vape, sebaiknya kurangi menggunakan vape. Selain itu, terapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, dan imbangi dengan istirahat yang cukup.

Baca Juga: Awas! Ilmuwan Sebut Rokok dan Vape Bisa Tingkatkan Risiko Komplikasi Virus Corona

Baca Juga: Waspada! Penelitian Klaim Vape Meningkatkan Risiko Anak Muda Terinfeksi Virus Corona

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.