Menu

Bisa Jadi Salah Kaprah, Simak 7 Kombinasi Makanan yang Berbahaya untuk Si Kecil, Wajib Dihindari Moms!

20 September 2022 06:00 WIB
Bisa Jadi Salah Kaprah, Simak 7 Kombinasi Makanan yang Berbahaya untuk Si Kecil, Wajib Dihindari Moms!

Ilustrasi balita makan buah (Shutterstock / Edited by HerStory)

HerStory, Jakarta —

Moms perlu diketahui sebelum memberikan MPASI pada anak, harus mengetahui dahulu soal kandungan zat dalam setiap makannya, hal itu lantaran setiap jenis makanan pastinya memiliki zat yang berbeda-beda. Jika Moms salah saja mencampurkan dua zat yang tak cocok, bisa jadi bahaya untuk pencernaan si kecil, maka dari itu dalam tulisan ini akan dibahas 7 kombinasi makanan yang berbahaya untuk si kecil dan Moms harus menghindarinya.

1. Pisang dan Susu

Siapa yang menyangka bahwa pisang dan susu termasuk kombinasi makanan yang berbahaya untuk anak. Bila dicampurkan, keduanya bisa membuat kerja saluran pencernaan anak menjadi berat.

Mengonsumsi susu dan pisang bersamaan membuat anak menjadi lebih cepat mengantuk, bahkan dalam kondisi ekstrem bisa mengganggu perkembangan mentalnya. Bagi Moms yang sering memberikan kombinasi ini, sebaiknya hindari ya apalagi bila diberikan saat pagi hari.

2. Kacang dan Keju

Mengonsumsi kacang dan keju pun tak disarankan untuk anak. Biasanya kombinasi ini akan Moms temui pada martabak atau roti bakar.

Keduanya tak disarankan karena bisa menyebabkan pencernaan menjadi lemah. Akibatnya perut anak bisa kembung, mengeluarkan banyak gas, serta berbagai masalah pencernaan lainnya.

3. Jus Jeruk dan Sereal

Sekilas kombinasi keduanya nampak saling melengkapi karena kandungan zat gizinya. Jus jeruk kaya akan serat dan vitamin C sementara sereal tinggi serat dan karbohidrat.

Namun ternyata enzim yang terdapat dalam jeruk bisa menghambat pemecahan karbohidrat dalam tubuh. Bukan mendapat energi, anak akan menjadi lesu karena kekurangan karbohidrat.

4. Susu dan Buah Asam

Berbagai produk susu mulai dari susu murni, yoghurt, dan sebagainya sebaiknya tak digabungkan dengan konsumsi buah asam seperti jeruk dan strawberry. Hal ini karena keduanya bisa menjadi kombinasi makanan yang berbahaya bagi pencernaan anak.

Saat mengonsumsinya, organ pencernaan membutuhkan waktu lebih lama untuk memprosesnya. Bila terus menerus dilakukan, luka lambung sangat mungkin terjadi. Konsumsi yoghurt dengan buah asam juga membuat anak lebih rentan mengalami batuk, alergi, dan sinus.

5. Lemon dan Obat Batuk

Banyak orang yang menyarankan pemberian lemon saat anak batuk sebagai bahan alami. Namun Bun, rupanya mengombinasikan lemon dengan obat batuk bisa menimbulkan dampak yang cukup berbahaya.

Enzim dalam lemon diketahui bisa menghambat kinerja obat batuk yang pada akhirnya zat kimiawi obat bisa menumpuk di pembuluh darah anak. Akibatnya anak mungkin bisa mengalami kantuk parah, halusinasi, hingga kerusakan otot.

6. Produk Susu dan Antibiotik

Saat anak tengah diresepkan antibiotik, sebaiknya hindari pemberian berbagai produk susu secara bersamaan atau berdekatan. Mengombinasikannya justru bisa membuat kinerja antibiotik menjadi tak efektif.

Agar aman, hindari pemberian berbagai produk susu seperti susu murni, keju, dan yoghurt sekitar dua jam sebelum mengonsumsi obat.

7. Air dan Makanan

Moms, apakah si kecil selalu membutuhkan air minum untuk menelan makanannya? Sebaiknya secara perlahan hentikan kebiasaan ini karena dalam jangka panjang bisa mengganggu kesehatan pencernaanya.

Kebiasaan ini diketahui bisa berdampak pada efektivitas enzim pencernaan dalam tubuh. Anak pun akan menjadi lebih sering kembung dan mengalami berbagai masalah kesehatan pencernaan di kemudian hari.

Itulah 7 kombinasi yang tak boleh Moms lakukan lagi ya dalam memberikan MPASI si kecil karena bisa jadi bahaya untuk si kecil.

Baca Juga: Resep MPASI Pure Apel: Lembut dan Segernya Pasti Anak Suka

Baca Juga: Resep Pure Labu Kuning Hati Ayam untuk Bayi 6,5 Bulan

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Lihat Sumber Artikel di The Asian Parent

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan The Asian Parent. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab The Asian Parent.

Oleh: Ida Umy Rasyidah