Menu

Si Cantik Mendadak Pasang Badan Bela Ferdy Sambo Tak Terima Jika Dapat Vonis Hukuman Mati: Beliau Orangnya..

27 September 2022 11:55 WIB
Si Cantik Mendadak Pasang Badan Bela Ferdy Sambo Tak Terima Jika Dapat Vonis Hukuman Mati: Beliau Orangnya..

Ferdy Sambo (Dok.CNN Indonesia/Andry Novelino)

HerStory, Bogor —

Di tengah kasus pembunuham Brigadir J yang masih bergulir, mendadak muncul video wanita cantik yang nampak pasang badan membela Ferdy Sambo

Ia nampak tak terima jika mantan Kadiv Propam Polri itu mendapatkan vonis hukuman mati akibat menjadi otak pembunuhan terhadap ajudannya sendiri. 

Seperti yang diketahui, hingga saat ini belum terungkap apa motif sebenarnya dari Ferdy Sambo hingga nyawa Brigadir J dihabisi. Oleh karena itu, muncul spekulasi liar soal motif pembunuhan, mulai dari dugaan pelecehan seksual hingga perselingkuhan Ferdy Sambo dengan si cantik.

Meski begitu, wanita yang muncul dalam video itu bukanlah si cantik yang diduga menjadi selingkuhan eks Kadiv Propam itu karena hingga saat ini isu tersebut belum dikonfirmasi kebenarannya. 

Di tengah isu si cantik, wanita cantik ini muncul dan membela Ferdy Sambo, tidak seperti kebanyakan orang yang membencinya.

“Saya menolak keras bahwa vonis Pak Sambo adalah hukuman mati,” ujarnya dikutip HerStory dari akun TikTok @top.tujuh_ pada Selasa (27/9/2022).

Menurutnya, tindakan seperti aborsi dan lain-lain yang sudah membunuh banyak orang pun tidak divonis hukuman mati.

Wanita itu mengaku dirinya mungkin bisa juga melakukan hal di luar akal sehat jika melihat sesuatu tidak mengenakkan yang dialami oleh pasangannya.

Baca Juga: Terawang Nasib Suami PC, Denny Darko Lihat Kartu Kematian Muncul Lagi, Begini Ramalannya: Kalau Sambo Sampai Dihukum Mati...

Baca Juga: Jelang Vonis Hukuman untuk Putri Candrawathi dan Suami 13 Februari, Ibunda Brigadir J Ungkap Harapan: Hukuman Mati Pantas Buat Ferdy Sambo!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Oleh: Azizah Angraini Ramadini