Menu

Darah Haid Berwarna Cokelat? Mungkin Ini Penyebabnya

23 Oktober 2020 10:30 WIB
Darah Haid Berwarna Cokelat? Mungkin Ini Penyebabnya

Ilustrasi Menstruasi. (pinterest/cosmopolitan)

HerStory, Jakarta —

Menstruasi menjadi masa-masa yang dialami oleh wanita setiap bulannya. Biasanya saat sedang menstruasi, banyak wanita yang mengalami kram perut hingga perut kembung. Namun, jika masih tak menganggu aktivitas artinya itu masih aman untuk kesehatan.

Hal yang perlu diperhatikan adalah warna darah yang dikeluarkan saat masa menstruasi. Melansir laman Healthline (23/10/2020) menurut American Academy of Obstetricians and Gynecologists, menstruasi dapat digunakan sebagai tanda kesehatan yang vital. Apa pun dari panjang siklus hingga tekstur dan warna dari darah menstruasi yang ke luar mungkin menunjukkan sesuatu yang penting tentang kesehatan.

Paling banyak ditanyakan adalah darah mens berwarna kecokelatan. Keluarnya warna cokelat saat menstruasi biasanya merupakan tanda darah yang tua atau darah yang sudah lama. Darah memiliki waktu untuk teroksidasi, itulah sebabnya ia mengubah warna dari merah standar. Berikut ini beberapa kaitan kondisi kesehatan dengan warna darah cokelat:

Memasuki Awal atau Akhir Masa Menstruasi

Ketika aliran darah lambat, darah mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk keluar dari tubuh. Ketika darah tinggal di rahim lebih lama, warnanya bisa menjadi coklat. Darah juga mungkin tersisa dari haid terakhir.

Lochia (Nifas)

Pengalaman wanita pendarahan selama empat hingga enam minggu pertama setelah melahirkan disebut lochia atau umumnya dikenal sebagai masa nifas. Masa ini dimulai dengan darah yang relatif berat. Kemudian mulai hari keempat dan seterusnya, darah nifas mungkin berwarna merah muda atau kecokelatan.

Kehamilan

Jika kamu mengalami bercak selama kehamilan, beberapa di antaranya mungkin berwarna cokelat. Jika pendarahan aktif telah berhenti, itu ide yang baik untuk menghubungi doktermu.

Keguguran

Meskipun keguguran dapat dikaitkan dengan perdarahan merah cerah, beberapa wanita mungkin mengalami apa yang disebut 'keguguran yang terlewat'. Dengan jenis keguguran ini, janin berhenti berkembang tetapi tak keluar dari rahim setidaknya selama 4 minggu. Kamu mungkin enggak mengalami pendarahan hebat atau pembekuan, tetapi beberapa wanita mengalami bercak atau pendarahan berwarna cokelat tua.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Minuman saat Haid dan Manfaatnya untuk Tubuh

Baca Juga: Beauty, Ternyata Edukasi Menstruasi Masih Jadi PR Besar Lho!

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Artikel Pilihan